Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Harga Minyak Dunia Masih Kuat, Bertahan di Posisi USD100 per Barel

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 21 Maret 2022 | 08:35 WIB
Harga Minyak Dunia Masih Kuat, Bertahan di Posisi USD100 per Barel
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Secara mingguan, harga minyak jatuh dalam 2 pekan beruntun meskipun mampu bertahan di level USD100 per barel seiring pekan perdagangan yang bergejolak.

Pasar tidak menemukan pengganti minyak Rusia secara mudah yang ditandai dengan suplai ketat.

Mengutip CNBC, Senin (21/3/2022) minyak mentah berjangka Brent naik 1,21 persen atau USD1,29 ke harga USD107,93 per barel, setelah melonjak hampir 9 persen pada hari Kamis dalam persentase kenaikan terbesar sejak pertengahan 2020.

Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melaju naik 1,67 persen atau USD1,72 pada harga USD104,70 per barel, menambah lonjakan 8 persen pada hari Kamis.

Kedua patokan harga minyak tersebut mengakhiri minggu ini turun lebih dari 5 persen. Harga mencapai level tertinggi dalam 14 tahun terakhir hampir dua minggu lalu, mendorong aksi ambil untung sejak saat itu.

Krisis pasokan dari para pedagang yang menghindari barel Rusia, pembicaraan nuklir yang tersendat-sendat dengan Iran, berkurangnya stok minyak dan kekhawatiran tentang lonjakan kasus covid-19 di China telah memukul permintaan.

Gabungan faktor tersebut telah menghasilkan rollercoaster untuk harga minyak mentah.

Volatilitas telah membuat para pemain takut keluar dari pasar minyak, yang pada gilirannya kemungkinan akan memperburuk perubahan harga.

Rusia mengatakan kesepakatan belum tercapai setelah hari keempat pembicaraan dengan Ukraina di mana beberapa tanda kemajuan telah muncul pada awal pekan ini.

"Presiden Putin tampaknya tidak ingin mengakhiri permusuhan. Ini akan memastikan bahwa kerumitan energi tetap mendapat sokongan secara baik disertai banyak ruang volatilitas lebih lanjut, "kata analis pasar minyak PVM Stephen Brennock.

Dia juga mengatakan kenaikan suku bunga AS menunjukkan ekonomi AS yang lebih kuat, yang dapat menopang permintaan minyak.

The Federal Reserve pada Rabu pekan lalu menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2018 dan menyusun rencana agresif untuk mendorong biaya pinjaman ke tingkat yang terbatas pada tahun depan.

Sementara itu, produksi dari kelompok produsen OPEC + pada Februari melampaui target bahkan lebih dari bulan sebelumnya.

Badan Energi Internasional mengatakan pasar minyak bisa kehilangan tiga juta barel per hari minyak Rusia mulai April.

Konsultan FGE mengatakan stok di negara-negara utama lebih rendah 39,9 juta barel untuk tahun ini dibandingkan dengan rata-rata 2017-2019. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Meroket, Harga BBM Akan Ikut Naik?

Harga Minyak Dunia Meroket, Harga BBM Akan Ikut Naik?

Bekaci | Senin, 21 Maret 2022 | 07:46 WIB

Terus Bergerak Liar, Kini Harga Minyak Dunia Melesat 8 Persen

Terus Bergerak Liar, Kini Harga Minyak Dunia Melesat 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Turun 5 Hari Berturut-turut

Harga Minyak Dunia Terus Turun 5 Hari Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2022 | 08:01 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:03 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB