Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
Nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai level Rp17.409 per dolar AS, yang terburuk dalam sejarah. Bisa picu gagal bayar utang hingga PHK. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai level Rp17.409 per dolar AS pada Selasa, 5 Mei 2026.
  • Depresiasi rupiah memicu kenaikan biaya operasional serta utang valas bagi perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor.
  • Kondisi keuangan yang tertekan berpotensi memaksa perusahaan melakukan efisiensi ketat hingga pemutusan hubungan kerja dalam tiga bulan.

Suara.com - Pelemahan rupiah hingga ke level Rp17.409 per dolar AS yang merupakan terendah sepanjang sejarah dinilai bukan hanya menjadi persoalan pasar keuangan, tetapi juga berpotensi menambah tekanan besar bagi dunia usaha nasional.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi memperingatkan terus anjloknya nilai tukar rupiah dapat memperberat beban perusahaan, terutama yang memiliki utang valas, bergantung pada bahan baku impor, dan menghadapi kenaikan biaya operasional di tengah ketidakpastian global.

“Jadi dalam kondisi kayak gini, ya banyak bakal perusahaan-perusahaan yang gagal bayar,” kata Ibrahim kepada Suara.com, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, tekanan terbesar akan dirasakan korporasi yang memiliki kewajiban pembayaran dalam dolar AS, sementara di sisi lain nilai tukar rupiah terus melemah dan harga impor meningkat.

“Terutama, apalagi nanti pada saat Bank Indonesia menaikkan suku bunga, ya berarti akan berdampak terhadap kenaikan ini kan, kredit kan,” ujarnya.

Ibrahim menilai situasi tersebut dapat menciptakan tekanan berlapis, yakni biaya pinjaman naik, bahan baku impor lebih mahal, dan daya tahan keuangan perusahaan melemah.

Karena banyak sektor industri masih mengandalkan komponen impor untuk produksi, pelemahan rupiah dinilai langsung berdampak pada efisiensi usaha.

“Karena produk-produk dasar dalam pabrikan, dalam produksi tersebut, barang-barang impor. Pada saat barang impor ini mengalami kenaikan, ya pasti efisiensi,” kata Ibrahim.

Ia menyebut kondisi itu bisa memaksa perusahaan menekan biaya operasional secara agresif, termasuk menahan ekspansi, mengurangi produksi, hingga melakukan penyesuaian tenaga kerja jika tekanan berlangsung lama.

baca juga

“Nah, untung, ya, tidak ada PHK (pemutusan hubungan kerja). Tapi saya lihat bahwa 3 bulan ke depan pasti akan ada PHK,” ucapnya.

Ibrahim mengatakan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa muncul ketika perusahaan tak lagi mampu menahan lonjakan pengeluaran, sementara pemasukan melemah.

“Karena apa? Perusahaan pun juga tidak akan kuat menahan biaya operasional,” katanya.

Meski demikian, ia menilai Bank Indonesia sejauh ini sudah cukup agresif melakukan intervensi melalui berbagai instrumen moneter untuk menahan tekanan rupiah.

“Kalau BI sih sudah cukup, sudah cukup masif ya dalam melakukan intervensi,” ujar Ibrahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau

Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito

Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:45 WIB

El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija

El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

×