Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Uni Eropa dan AS Berencana Embargo Minyak Rusia, Jerman dan Bulgaria Kalang Kabut

M Nurhadi

Senin, 21 Maret 2022 | 09:46 WIB
Uni Eropa dan AS Berencana Embargo Minyak Rusia, Jerman dan Bulgaria Kalang Kabut
Tank bergerak ke kota, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Mariupol, 24 Februari 2022. ANTARA/Reuters/Carlos Barria/as.

Suara.com - Uni Eropa tengah mempertimbangkan untuk memberlakukan embargo minyak terhadap Rusia gegara operasi militer ke Ukraina.

Usulan ini bakal disampaikan dalam pertemuan i dengan Presiden AS Joe Biden untuk serangkaian pertemuan puncak yang dirancang untuk memperkuat tanggapan Barat terhadap Moskow.

Mereka terus menekan Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk menarik militer mereka, dengan memberlakukan sanksi hukuman yang lengkap termasuk pembekuan aset-aset bank sentral Rusia.

"Kami sedang mengerjakan sanksi putaran kelima dan banyak nama baru sedang diusulkan," kata seorang diplomat senior Uni Eropa yang tidak bersedia disebutkan namanya karena diskusi tersebut tidak untuk umum.

Pemerintah-pemerintah Uni Eropa akan melakukan diskusi di antara para menteri luar negeri pada Senin, sebelum Biden tiba di Brussels pada Kamis (24/3/2022) untuk pertemuan puncak dengan 30 sekutu NATO, serta Uni Eropa dan dalam format Kelompok Tujuh (G7) termasuk Jepang.

Hingga kini, Kremlin belum tergerak untuk mengubah arah di Ukraina dengan empat putaran sanksi Uni Eropa yang diberlakukan selama tiga minggu terakhir, termasuk pada 685 orang Rusia dan Belarusia dan terhadap keuangan dan perdagangan Rusia.

Hal ini tentu akan berdampak besar pada ekonomi Uni Eropa, seperti yang telah dilakukan Amerika Serikat dan Inggris tetapi tidak kepada 27 negara Uni Eropa, mengingat ketergantungannya pada gas Rusia untuk energi.

Mengutip dari Reuters, sejumlah diplomat mengatakan, negara-negara Baltik termasuk Lithuania mendorong embargo. Sementara, Jerman berbeda pendapat dengan Eropa dan memperingatkan agar tidak bertindak terlalu cepat karena harga energi yang sudah tinggi di Eropa.

Operasi militer sejak 24 Februari lalu itu disebut sebagai “operasi militer khusus” yang dimaksudkan untuk mendemiliterisasi Ukraina dan membersihkannya dari apa yang dilihatnya sebagai nasionalis berbahaya. Ukraina dan Barat mengatakan Putin melancarkan perang pilihan yang agresif.

baca juga

Menanggapi sanksi Uni Eropa, Rusia mengancam bakal menghentikan pasokan pipa gas utama ke Eropa. Uni Eropa bergantung pada Rusia untuk 40 persen gasnya, dengan Jerman di antara yang paling bergantung dari ekonomi besar Uni Eropa.

Hingga kini, Jerman merupakan pembeli terbesar minyak mentah Rusia di Uni Eropa. Selain itu, Bulgaria juga sepenuhnya mendapatkan pasokan energi dari Rusia meski kini tengah mengusahakan alternatif.

Kilang minyak tunggal Bulgaria dimiliki oleh LUKOIL Rusia dan menyediakan lebih dari 60 persen bahan bakar yang digunakan di negara Balkan.

Semua keputusan sanksi Uni Eropa membutuhkan konsensus. Prancis, yang mengepalai enam bulan kepresidenan Uni Eropa, kemungkinan akan terbukti penting.

Presiden Emmanuel Macron telah mengatakan bahwa jika situasi memburuk di Ukraina - di mana ribuan orang telah tewas, lebih dari 5 juta orang telah mengungsi dan beberapa kota dihancurkan oleh penembakan - seharusnya tidak ada "tabu" dalam hal sanksi.

"Sanksi ini dimaksudkan untuk memaksa Presiden Putin membuat perhitungan baru," kata seorang pejabat kepresidenan Prancis. “Di antara mitra kami dan di antara negara-negara yang berdagang dengan Rusia, ada beberapa yang lebih sensitif pada masalah minyak dan gas. Padahal, presiden (telah) mengatakan, tidak ada pantangan.”

Para diplomat mengatakan serangan senjata kimia Rusia di Ukraina, atau pemboman besar-besaran di ibu kota Kyiv, bisa menjadi pemicu embargo energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima Angkatan Laut Rusia Tewas dalam Pertempuran di Ukraina

Panglima Angkatan Laut Rusia Tewas dalam Pertempuran di Ukraina

Riau | Senin, 21 Maret 2022 | 08:25 WIB

Panglima Rusia Tewas Di Ukraina!

Panglima Rusia Tewas Di Ukraina!

News | Senin, 21 Maret 2022 | 06:00 WIB

AS Roma Benamkan Lazio 3-0 Di Derby Della Capitale

AS Roma Benamkan Lazio 3-0 Di Derby Della Capitale

Bola | Senin, 21 Maret 2022 | 05:53 WIB

Tak Hanya Harap Perang Ukraina Berakhir, Puan Juga Desak Kemerdakaan untuk Palestina di IPU ke-144

Tak Hanya Harap Perang Ukraina Berakhir, Puan Juga Desak Kemerdakaan untuk Palestina di IPU ke-144

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 22:07 WIB

Rusia Hantam Ukraina Dengan Rudal Jelajah dan Rudal Hipersonik

Rusia Hantam Ukraina Dengan Rudal Jelajah dan Rudal Hipersonik

Sulsel | Senin, 21 Maret 2022 | 07:45 WIB

Hasil Monaco vs PSG: Les Parisiens Hancur Lebur di Stade Louis II

Hasil Monaco vs PSG: Les Parisiens Hancur Lebur di Stade Louis II

Bola | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:37 WIB

Terkini

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB