Kebijakan Pemerintah Dianggap Tak Dukung Pemulihan Ekonomi: Minyak Goreng Langka, Pajak Naik

M Nurhadi

Senin, 28 Maret 2022 | 07:49 WIB
Kebijakan Pemerintah Dianggap Tak Dukung Pemulihan Ekonomi: Minyak Goreng Langka, Pajak Naik
Warga mengambil sisa minyak goreng dari jeriken yang akan diisi minyak goreng curah di salah satu agen minyak goreng curah, Pasar Baru, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/rwa]

Suara.com - Pakar ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin menyarankan pemerintah untuk bisa mengoptimalkan bulan Ramadhan untuk memulihkan ekonomi seiring meningkatkan aktivitas ekonomi.

"Berkah Ramadhan dapat menjadi pendorong pemulihan ekonomi karena di bulan ini umat Islam meningkatkan amal ibadahnya termasuk ibadah yang berdampak sosial dan ekonomi," kata dia di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (28/3/2022).

Ia menjelaskan, adanya kegiatan berbuka dan sahur, shadaqah dan zakat di bulan Ramadhan akan menaikkan konsumsi masyarakat dalam perekonomian.

Selain itu, naiknya belanja masyarakat selama Ramadhan pada triwulan kedua 2021 lalu turut mengangkat pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga dalam produk domestik bruto Indonesia. 

Jika pada triwluan II tahun 2019 pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga year on year (YoY) sebesar 5,18 persen, triwulan II 2020 terkontraksi -5,52 persen, triwulan I 2021 sebesar -2,21 persen, maka pada triwulan II tahun 2021 sebesar 5,96 persen. 
 
Potensi bulan Ramadhan tahun ini untuk mendorong pemulihan ekonomi menjadi semakin besar karena situasi pandemi di gelombang ketiga Omicron mulai terkendali.

Hal ini juga sangat terbantu dengan adanya program vaksinasi untuk memperkuat kekebalan individu dan membangun kekebalan komunitas.

Namun, momentum bulan Ramadhan tahun ini cukup terganggu dengan gejolak harga dan kelangkaan minyak goreng dan komoditas lainnya. Muttaqin merujuk data SP2KP Kementerian Perdagangan, rata-rata harga minyak goreng di tingkat nasional di bulan Maret 2022 dibandingkan Maret 2021 naik di atas 30 persen.

Sementara komoditas lain seperti kedelai impor naik sekitar 15 persen, gula pasir lebih dari 9 persen, tepung terigu hampir 8 persen, dan cabe merah 10 persen.

Masyarakat juga menghadapi tekanan naiknya harga elpiji non subsidi pada akhir Desember 2021 dan akhir Februari 2022 yang lalu. 

baca juga

Kenaikan harga-harga bahan pangan tersebut menggerus daya beli masyarakat. Selain itu, peningkatan harga minyak mentah dan gas alam di pasar global juga menjadi sumber ancaman inflasi ke depannya bagi Indonesia melalui kebijakan kenaikan harga BBM di pasar domestik.

"Di sinilah pemerintah seharusnya dapat menjamin dan mengamankan pasokan bahan kebutuhan pokok di pasaran menjelang Ramadhan," kata akademisi jebolan Universitas Birmingham Inggris itu.

Pemerintah juga harus menjaga komoditi penting lainnya yang harganya dalam kontrol pemerintah sendiri agar inflasi terkendali dan momentum pemulihan ekonomi dapat dioptimalkan. 

Di sisi lain, ada kebijakan pemerintah lainnya yang cenderung memperlemah daya beli masyarakat. Seperti kebijakan dinaikkannya tarif PPN dari 10 persen menjadi 11 persen mulai 1 April 2022. Kebijakan tersebut secara psikologis menekan dunia usaha dan masyarakat, serta akan turut menyumbang terjadinya inflasi.

Muttaqin berharap kebijakan pemerintah menaikkan tarif PPN ditinjau kembali. Dia menilai pemerintah harusnya jangan memberikan beban tambahan di saat bisnis mulai berjalan, belanja masyarakat mulai meningkat dan ketidakpastian situasi global masih menghantui pemulihan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadhan Sebentar Lagi, Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa

Ramadhan Sebentar Lagi, Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa

News | Senin, 28 Maret 2022 | 07:38 WIB

Jelang Ramadhan, Aktivitas Kargo di Bandara Kualanamu Meningkat Signifikan

Jelang Ramadhan, Aktivitas Kargo di Bandara Kualanamu Meningkat Signifikan

Bisnis | Senin, 28 Maret 2022 | 06:50 WIB

Sambut Ramadhan dengan Bacaan Menarik, Bazar Buku Online Big Bad Wolf Books Kembali Hadir di Tokopedia

Sambut Ramadhan dengan Bacaan Menarik, Bazar Buku Online Big Bad Wolf Books Kembali Hadir di Tokopedia

Press Release | Senin, 28 Maret 2022 | 05:37 WIB

Vaksinasi Covid-19 Digelar Malam Hari saat Ramadhan, Begini Penjelasan Pemkot Malang

Vaksinasi Covid-19 Digelar Malam Hari saat Ramadhan, Begini Penjelasan Pemkot Malang

Malang | Minggu, 27 Maret 2022 | 22:43 WIB

Gubernur Khofifah Minta Komitmen Seluruh Distributor Minyak Goreng Penuhi Kebutuhan Pasar

Gubernur Khofifah Minta Komitmen Seluruh Distributor Minyak Goreng Penuhi Kebutuhan Pasar

Jatim | Minggu, 27 Maret 2022 | 22:32 WIB

Persiapan Bulan Ramadhan, Yuk Simak Durasi Menyimpan Makanan di Dalam Kulkas yang Benar!

Persiapan Bulan Ramadhan, Yuk Simak Durasi Menyimpan Makanan di Dalam Kulkas yang Benar!

Lifestyle | Senin, 28 Maret 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

×