Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Punya Piutang Rp100 Triliun pada Pertamina, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Strategis

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 04 April 2022 | 12:50 WIB
Punya Piutang Rp100 Triliun pada Pertamina, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Strategis
Masyarakat melakukan pengisian BBM di SPBU di Medan. [Suara.com/M. Aribowo]

Suara.com - Pemerintah dituntut segera membayar piutang PT Pertamina (Persero) yang diperkirakan mencapai Rp100 triliun. Terlebih, saat ini Pertamina berusaha memperbaiki kesehatan keuangan perusahaan.

BUMN di lini energi ini diperkirakan tengah terdesak dan pembayaran piutang itu dinilai mampu membantu kesehatan keuangan Pertamina demi mengupayakan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat.

“(Pembayaran piutang) Sangat urgent untuk dilakukan, karena kalau tidak cepat (dibayar) bisa terjadi kelangkaan BBM akibat cashflow Pertamina yang terganggu,” ujar Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, Sabtu (2/4/2022) lalu.

Pemerintah diminta untuk menunda berbagai proyek strategis yang tidak urgent dan mengalihkan dana untuk diprioritaskan membayar piutang Pertamina.

“Stimulus dunia usaha masih belum terlalu urgent. Justru dengan piutang dibayar, keuangan Pertamina membaik, maka stok BBM aman. Dengan begitu kinerja dunia usaha juga bisa menggeliat tanpa bergantung pada stimulus pemerintah. Secara ruang fiskal juga masih sangat cukup (untuk membayar piutang). Jadi tidak ada alasan untuk ditunda-tunda lagi,” kata Bhima.

Ia beranggapan, pelunasan utang kepada Pertamina saat ini lebih penting dibandingkan menaikkan harga jual Pertamax yang sebenarnya sudah dilakukan.

Meski dianggap bijak, menaikkan harga Pertamax saat masyarakat tengah berusaha bangkit pasca ledakan Pandemi COVID-19 tentu akan berdampak pada ekonomi.

Terlebih dengan momen bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri yang dikhawatirkan membuat daya beli masyarakat justru menurun karena harga kebutuhan pokok yang turut naik.

“Momennya tidak tepat, karena jika dipaksakan, masyarakat jadi terpaksa mengurangi spendingnya untuk belanja Ramadhan. Makan di restoran jadi berkurang, jalan-jalan ditunda, bahkan untuk rencana KPR rumah, jadi berpikir dua kali. Ini artinya, roda ekonomi yang harusnya berputar lebih kencang saat Ramadhan, jadi ikut terhambat,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Beri Manfaat Konkret bagi Masyarakat, Task Force ESC B20 dan Kemenlu Tawarkan Kemitraan Proyek Transisi

Demi Beri Manfaat Konkret bagi Masyarakat, Task Force ESC B20 dan Kemenlu Tawarkan Kemitraan Proyek Transisi

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 11:58 WIB

Tinjau SPBU di Lampung, Pertamina Prediksi Peningkatan Konsumsi BBM 15 Persen

Tinjau SPBU di Lampung, Pertamina Prediksi Peningkatan Konsumsi BBM 15 Persen

Lampung | Senin, 04 April 2022 | 09:51 WIB

Kapal Tanker Pertamina Asal Rusia Diblokir Aktivis di Perairan Denmark

Kapal Tanker Pertamina Asal Rusia Diblokir Aktivis di Perairan Denmark

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 08:38 WIB

Mobil Dinas dan BUMN Diusulkan Tidak Boleh Menggunakan Pertalite

Mobil Dinas dan BUMN Diusulkan Tidak Boleh Menggunakan Pertalite

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 07:53 WIB

Pertamina: Kuota Solar Subsidi untuk Bumi Mulawarman Bakal Naik 25 Persen

Pertamina: Kuota Solar Subsidi untuk Bumi Mulawarman Bakal Naik 25 Persen

Kaltim | Senin, 04 April 2022 | 08:00 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM di Pekanbaru Selama Ramadhan Aman

Pertamina Pastikan Stok BBM di Pekanbaru Selama Ramadhan Aman

Riau | Senin, 04 April 2022 | 02:05 WIB

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB