Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina

Liberty Jemadu

Jum'at, 11 Juli 2025 | 21:14 WIB
Unilever Copot Bos Es Krim Pendukung Gaza, Pangkas Sumbangan untuk Palestina
Unilever mencopot Dave Stever dari jabatannya sebagai CEO Ben & Jerry's. Diduga karena mendukung Palestina. Foto: Kantor Unilever Indonesia, Grha Unilever, di kawasan BSD, Tangerang. [Unilever.co.id]

Suara.com - Unilever telah menunjuk Jochanan Senf sebagai CEO Ben & Jerry's, salah satu perusahaan es krim yang berada di bawah naungan multinasional yang bermarkas di Inggris tersebut.

Senf menggantikan Dave Stever, yang dikenal dengan perjuangannya membela warga Palestina di Gaza, yang kini sedang menghadapi genosida oleh rezim zionis Israel.

Pada saat yang sama, Unilever juga dilaporkan telah memangkas sumbangan untuk yayasan Ben & Jerry's senilai jutaan dolar AS. Unilver mengatakan pemangkasan itu karena yayasan tersebut menolak diaudit, tetapi sejumlah pihak mengatakan sumbangan dipangkas karena digunakan untuk membantu warga Gaza, Palestina.

Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (11/7/2025), Magnum Ice Cream Company - perusahaan yang kini menaungi bisnis es krim Unilever - kini sedang menghadapi gugatan dari Ben & Jerry's.

Ben & Jerry's menilai pencopotan Dave Stever merupakan buntut dari perjuangan sang CEO yang mendukung Palestina serta membela para pengungsi Gaza dari agresi rezim zionis Israel.

Dalam gugatannya Ben & Jerry's mengatakan Stever dicopot tanpa persetujuan dewan independen perusahaan dan karenanya melanggar kesepakatan antara kedua perusahaan terkait independensi merek es krim asal Amerika Serikat tersebut dalam aktivisme sosial.

Adapun Ben & Jerry's dibeli Unilever pada tahun 2000 silam. Sementara gugatan terhadap Unilever diajukan pada November 2024 lalu.

Pangkas Sumbangan untuk Yayasan

Sementara seperti diwartakan Semafor dan dilansir dari Yahoo News, Unilever pada awal Juli ini telah memangkas jutaan dolar sumbangan untuk yayasan Ben & Jerry’s.

baca juga

Pemangkasan itu disebabkan karena yayasan tersebut menolak diaudit. Tetapi Ben & Jerry’s mengatakan pemangkasan itu karena perusahaan memberikan sumbangan ke Palesina dan Gaza.

Dalam pernyataan resminya, Unilever mengatakan pemangkasan itu karena yayasan Ben & Jerry’s tidak mau sumbangan-sumbangannya diaudit.

Tapi pada April lalu diwartakan, Unilever mulai menyelidiki sumbangan-sumbangan Ben & Jerry’s ke organisasi-organisasi pendukung Palestina.

Kisruh soal Palestina antara Unilever dan Ben & Jerry’s dimulai pada 2021, ketika Ben & Jerry’s mengumumkan berhenti menjual produknya di wilayah Palestina yang dijajah Israel, demikian dilansir dari NPR.

Ben & Jerry’s mengatakan nilai-nilai dan prinsip-prinsip perusahaan akan dilanggar jika terus menjual produk mereka di wilayah pendudukan Israel di Palestina.

Kebijakan Ben & Jerry’s disambut kecaman oleh Unilever, yang kemudian memutuskan untuk menjual lisensi Ben & Jerry’s di Palestina ke perusahaan asal Israel.

Unilever sendiri masuk dalam daftar perusahaan yang diboikot di sejumlah besar negara, terutama negara Islam termasuk Indonesia, karena dinilai mendukung rezim zionis Israel dalam melakukan genosida di Gaza, Palestina. Seruan boikot Unilever masih menggema di Indonesia hingga saat ini.

Unilever sendiri dalam beberapa kesempatan mengatakan tidak mendukung Israel atau Palestina dalam konflik yang kini berlangsung di Timur Tengah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fatamorgana Hukum Internasional: Kembalinya Hukum Rimba dan Genosida?

Fatamorgana Hukum Internasional: Kembalinya Hukum Rimba dan Genosida?

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:25 WIB

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bentuk Komitmen pada Pemegang Saham, Unilever Indonesia Bagi Dividen Penuh 99,7%

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:52 WIB

Unilever Indonesia Rombak Bisnis dan Pertajam Fokus di Bawah Kepemimpinan Benjie Yap

Unilever Indonesia Rombak Bisnis dan Pertajam Fokus di Bawah Kepemimpinan Benjie Yap

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2025 | 14:37 WIB

Belum Termasuk PPN, Unilever Jual Bisnis Es Krim Rp7 Triliun ke Magnum Indonesia

Belum Termasuk PPN, Unilever Jual Bisnis Es Krim Rp7 Triliun ke Magnum Indonesia

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2025 | 12:16 WIB

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

3.200 Karyawan Unilever Kena PHK Massal

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 12:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×