Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Harga Emas Melandai Usai Rilis Pertemuan The Fed

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 April 2022 | 08:14 WIB
Harga Emas Melandai Usai Rilis Pertemuan The Fed
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas relatif stabil pada perdagangan Rabu, setelah rilis risalah pertemuan Federal Reserve pada bulan Maret, karena daya tarik logam itu sebagai safe-haven dan lindung nilai inflasi mengimbangi ekspektasi kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh bank sentral Amerika.

Mengutip CNBC, Kamis (7/4/2022) harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.923,50 per ounce dan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,2 persen menjadi USD1.923,10 per ounce.

"Kita akan melihat perdagangan emas sedikit lebih rendah antara sekarang dan penutupan hari ini, tetapi sebenarnya tidak ada kejutan besar pada risalah (Fed) itu," kata analis RJO Futures Bob Haberkorn, menambahkan bahwa penurunan emas terbatas.

Pejabat Fed mencatat bahwa satu atau lebih kenaikan 50 basis poin dalam kisaran target tersebut dapat sesuai pada pertemuan mendatang yang berikutnya adalah Mei terutama jika tekanan inflasi tetap tinggi atau meningkat, menurut risalah rapat kebijakan 15-16 Maret.

The Fed menaikkan suku bunga 25 bps setelah pertemuan Maret, dan risalah tersebut menunjukkan efek ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari mencegah kenaikan 50 bps.

Naiknya suku bunga AS dan imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost  memegang emas, yang juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

"Namun, harga emas bisa terus menguat untuk dua kuartal berikutnya, karena The Fed tidak akan mampu menaikkan suku bunga cukup cepat guna memerangi inflasi yang tinggi," Haberkorn menambahkan.

Sementara, dolar melonjak ke level tertinggi hampir dua tahun, meredupkan daya tarik emas.

"Masih ada beberapa hal lainnya yang bisa memicu reli emas. Inflasi terus meningkat melampaui ekspektasi saat ini, pembicaraan Ukraina/Rusia hancur atau resesi," kata Craig Erlam, analis OANDA.

Di antara logam mulia lainnya, perak naik 0,4 persen menjadi USD24,40 per ounce, platinum menyusut 1,5 persen menjadi USD953,88, dan paladium anjlok 2,2 persen menjadi USD2.189,43. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Goceng, Harga Emas Antam Jadi Rp 983.000/Gram

Turun Goceng, Harga Emas Antam Jadi Rp 983.000/Gram

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 10:46 WIB

Kilau Emas Dunia Pudar Setelah The Fed Beri Sinyal Kerek Suku Bunga Lagi

Kilau Emas Dunia Pudar Setelah The Fed Beri Sinyal Kerek Suku Bunga Lagi

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 08:19 WIB

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 988.000/Gram

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 988.000/Gram

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 08:49 WIB

Terkini

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:05 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:51 WIB

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:36 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:51 WIB