Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Inflasi AS Diprediksi Melesat, Harga Emas Dunia Ikut Menguat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 12 April 2022 | 10:23 WIB
Inflasi AS Diprediksi Melesat, Harga Emas Dunia Ikut Menguat
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin karena faktor kenaikan inflasi di Amerika Serikat (AS) yang makin mengkhawatirkan.

Mengutip CNBC, Selasa (12/4/2022) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.947,80 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak 14 Maret di USD1.968,91.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,1 persen menjadi USD1.948,2.

Emas menyerahkan beberapa kenaikan setelah Presiden Federal Reserve Chicago, Charles Evans, mengisyaratkan dia tidak akan menentang kenaikan suku bunga ke pengaturan netral, yang akan membutuhkan beberapa kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral yang akan datang.

"Pertanyaan sebenarnya adalah apakah (The Fed) benar-benar akan mengambil sikap yang cukup kuat terhadap tekanan inflasi ini untuk mencegah potensi yang kita yakini masih merupakan pasar emas yang sangat mendukung?" ujar David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga meningkatkan  opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu harga paladium relatif stabil setelah melonjak sebanyaknya 5 persen di tengah kekhawatiran pasokan menyusul penangguhan baru-baru ini pada perdagangan logam yang bersumber dari Rusia di pusat London.

Paladium stabil di USD2.425,04 per ounce dalam sesi perdagangan yang berombak, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 24 Maret di USD2.550,58.

Sementara Platinum turun 0,2 persen menjadi USD973,40. Platinum dan paladium Rusia yang baru dimurnikan ditangguhkan dari perdagangan di London mulai Jumat, menutup akses ke pusat perdagangan logam terbesar itu karena perang Ukraina.

"Dukungan fundamental yang mendasarinya dari kekhawatiran tentang gangguan pasokan tetap menjadi titik fokus utama pasar," kata kata Meger.

Sedangkan harga perak di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD24,87 per ounce.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Jadi Rp 993.000/Gram

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Jadi Rp 993.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 April 2022 | 09:22 WIB

Harga Emas Dunia Naik Terkerek Inflasi yang Tinggi

Harga Emas Dunia Naik Terkerek Inflasi yang Tinggi

Bisnis | Senin, 11 April 2022 | 08:11 WIB

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Dibanderol Rp 988.000/Gram

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Dibanderol Rp 988.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB