Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 12:23 WIB
Ranjau Laut Iran Makan Korban, Kapal Tanker Meledak karena 'Bandel' Tak Ikut Aturan Ini
Ilustrasi kapal laut pengangkut BBM melaju lewat Selat Hormuz (Freepik)
baca 10 detik
  • Tanker minyak meledak di Selat Hormuz akibat menabrak ranjau laut karena melanggar rute.

  • Iran mewajibkan koordinasi penuh bagi setiap kapal yang ingin melintasi perairan Selat Hormuz.

  • Insiden ledakan tanker ini mengakhiri jeda ketegangan selama dua hari di perairan tersebut.

Suara.com - Sebuah kapal tanker minyak meledak di Selat Hormuz setelah menerjang ranjau laut akibat menyimpang dari rute resmi.

Pemerintah Iran langsung memperketat pengawasan dan menuntut koordinasi penuh dari seluruh armada kapal internasional.

Ledakan mendadak ini mengakhiri masa tenang selama dua hari di kawasan perairan vital perdagangan dunia tersebut.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Otoritas Iran mengonfirmasi bahwa insiden tragis ini murni dipicu oleh kegagalan kapal dalam mematuhi jalur navigasi yang ditetapkan.

Langkah tegas kini diambil demi memastikan tidak ada armada pelayaran yang menerobos tanpa izin resmi.

Otoritas Iran melayangkan peringatan keras kepada seluruh pemilik kapal pedagang yang hendak melintasi jalur laut tersebut.

Mereka menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak lagi terjamin jika kapal bergerak tanpa arahan langsung dari pihak berwenang.

"Setiap kapal yang mencoba melintas perlu berkoordinasi penuh; jika tidak, Iran tidak dapat menjamin keselamatan kapal tersebut," tegas pejabat Iran, dikutip dari Al Jazeera.

Pernyataan menohok ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran memegang kendali penuh atas lalu lintas maritim di wilayahnya.

baca juga

Ketegangan baru ini membuyarkan kondisi kondusif yang sempat bertahan selama 48 jam terakhir di kawasan Selat Hormuz.

Sebelum insiden ledakan tanker ini terjadi, wilayah perairan Selat Hormuz sempat mengalami masa tenang tanpa serangkaian serangan aksi balasan.

Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi distribusi minyak global yang sangat rentan terhadap bentrokan militer dan pengawasan ketat otoritas lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengejutkan! Amerika Hapus Prajurit Tewas karena Serangan Iran dari Catatan Perang Resmi, Kenapa?

Mengejutkan! Amerika Hapus Prajurit Tewas karena Serangan Iran dari Catatan Perang Resmi, Kenapa?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:10 WIB

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:32 WIB

2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat

2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

×