Modal Asing yang Kabur dari RI Capai Rp18 Triliun, Menkeu Singgung Konflik Ukraina

M Nurhadi

Rabu, 13 April 2022 | 13:44 WIB
Modal Asing yang Kabur dari RI Capai Rp18 Triliun, Menkeu Singgung Konflik Ukraina
Terminal Petikemas (TPK) Bitung, salah satu TPK yang mulai dioperasikan pada Jumat (1/4/2022) oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). ANTARA/HO-SPTP

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik atau net outflow per 31 Maret 2022 sebagai dampak dari krisis Ukraina mencapai 1,3 miliar dolar AS atau Rp18 triliun.

“Aliran modal asing ke pasar keuangan domestik mengalami tekanan dengan investasi portofolio mengalami net outflow 1,3 miliar dolar AS sampai 31 Maret 2022,” katanya dalam Konferensi Pers KSSK di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Ia melanjutkan, eskalasi perang Ukraina dan Rusia telah menambah volatilitas pasar keuangan global yang berdampak pada pasar keuangan domestik termasuk adanya net outflow 1,3 miliar dolar AS itu.

Meski demikian, ia menuturkan tekanan net outflow ini bila dibandingkan dengan emerging market lain yang juga mengalami net outflow masih relatif lebih rendah dan lebih baik.

Sementara untuk cadangan devisa Indonesia pada posisi Maret 2022 tetap di tingkat yang tinggi yaitu mencapai 139,1 miliar dolar AS.

Jumlah tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembiayaan utang luar negeri pemerintah.

Standar itu pun berada di atas standar kecukupan internasional yang biasanya dihitung pada sekitar tiga bulan kebutuhan impor.

“Jadi lebih dari dua kali lipat dari standar kecukupan internasional,” ujar Sri Mulyani.

Selanjutnya, untuk nilai tukar rupiah masih terjaga di tengah ketidakpastian pasar keuangan global meski sempat mengalami depresiasi 0,33 persen pada triwulan I-2022.

baca juga

Di sisi lain, depresiasi sebesar 0,33 persen terhadap rupiah ini lebih rendah dibandingkan mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.

Jika rupiah Indonesia mengalami depresiasi 0,33 persen, ringgit Malaysia lebih tinggi yaitu 1,15 persen (ytd), rupee India 1,73 persen (ytd) bahkan baht Thailad mencapai 3,15 persen (ytd).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Asing Rp 18,6 Triliun Kabur dari Indonesia, Ini Penyebabnya

Modal Asing Rp 18,6 Triliun Kabur dari Indonesia, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 April 2022 | 10:50 WIB

Bakal Diperiksa Kasus Investasi Bodong DNA Pro, Ivan Gunawan: Terima Kasih Tegurannya Ya Allah

Bakal Diperiksa Kasus Investasi Bodong DNA Pro, Ivan Gunawan: Terima Kasih Tegurannya Ya Allah

Entertainment | Rabu, 13 April 2022 | 06:15 WIB

5 Tipe Rumah yang Sebaiknya Tidak Dibeli

5 Tipe Rumah yang Sebaiknya Tidak Dibeli

Your Say | Selasa, 12 April 2022 | 17:16 WIB

Ivan Gunawan Terseret Kasus Robot Trading DNA Pro, Diperiksa Polisi Hari Kamis

Ivan Gunawan Terseret Kasus Robot Trading DNA Pro, Diperiksa Polisi Hari Kamis

Lampung | Selasa, 12 April 2022 | 17:10 WIB

Bareskrim Polri Akan Periksa Ivan Gunawan Sebagai Saksi Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Bareskrim Polri Akan Periksa Ivan Gunawan Sebagai Saksi Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Sulsel | Selasa, 12 April 2022 | 16:20 WIB

Pesan Wapres Maruf Amin ke Generasi Muda: Mulailah Berinvestasi

Pesan Wapres Maruf Amin ke Generasi Muda: Mulailah Berinvestasi

Bisnis | Selasa, 12 April 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Jumat Legi: Neptu 11, Watak, dan Limpahan Rezeki Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

×