Sri Mulyani Respons Pejabat Keuangan Beberapa Negara G20 Walkout

Siswanto, ABC

Kamis, 21 April 2022 | 15:42 WIB
Sri Mulyani Respons Pejabat Keuangan Beberapa Negara G20 Walkout
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Pejabat tinggi dari Inggris, Amerika Serikat dan Kanada memilih walkout atau meninggalkan pertemuan kelompok G20 pada hari Rabu (20/04) karena kehadiran delegasi Rusia, sementara banyak negara lain mengutuk perang di Ukraina.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati, yang memimpin pertemuan pejabat keuangan G20 di Washington itu mengatakan walkout para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 "tidak mengejutkan" dan tidak mengganggu diskusi kelompok yang lebih luas.

“Saya yakin ini tidak akan mengikis kerja sama atau pentingnya forum G20,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers usai pertemuan.

Ia mengakui bahwa badan tersebut menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya tetapi menyerukan kerja sama untuk mengatasi hambatan yang memperlambat pertumbuhan global.

"Ini adalah situasi yang luar biasa," kata Sri Mulyani kepada wartawan setelah pertemuan hari itu. "Ini bukan keseharian yang normal, sangat dinamis dan menantang."

G20 beranggotakan negara-negara Barat yang menuduh Pemerintah Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan juga negara-negara lain seperti China, India, Indonesia dan Afrika Selatan yang belum tergabung dengan kelompok negara yang dipimpin Barat yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas konflik tersebut.

Sri Mulyani mengatakan banyak negara berbicara menentang perang pada pertemuan itu, meskipun dia tidak mengidentifikasi siapa saja mereka.

"Agar kita bisa pulih bersama ... kita membutuhkan kerja sama yang lebih dan lebih kuat lagi," kata Sri Mulyani kepada wartawan.

"G20 masih [merupakan]... forum utama bagi kita semua untuk dapat berdiskusi dan berbicara tentang semua masalah."

baca juga

Menurut keterangan dua orang sumber kepada kantor berita Reuters, sebelum walkout Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen, mengatakan kepada peserta rapat bahwa dia sangat tidak setuju dengan kehadiran seorang pejabat senior Rusia di pertemuan itu.

Langkahnya diikuti oleh Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell, Gubernur Bank Sentral Inggris Andrew Bailey, Menteri Keuangan Kanada Chrystia Freeland, dan Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde.

Pejabat Ukraina di Washington yang sedang mengusahakan miliaran dolar dana tambahan, juga keluar dari pertemuan itu, tutur seorang sumber.

Wakil Menteri Keuangan Rusia, Timur Maksimov, mewakili Moskow secara langsung, sementara Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov dan Gubernur Bank Sentral Rusia bergabung secara virtual.

Lebih dari lima juta orang Ukraina telah melarikan diri ke luar negeri sejak Rusia menginvasi negaranya pada 24 Februari lalu, yang menjadikannya serangan terbesar di negara Eropa sejak 1945.

Amerika Serikat menuduh Rusia melakukan kejahatan perang dalam apa yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus." Rusia membantah tuduhan itu. 

"Rusia harus dihukum"

Satu sumber menambahkan bahwa Yellen mengatakan kepada para peserta bahwa "tidak bisa berjalan seperti tidak ada yang terjadi " bagi Rusia dalam ekonomi global, pandangan yang kemudian digemakan Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengatakan dalam sebuah kicauan di akun twitternya: "Kami bersatu dalam kecaman kami atas perang Rusia melawan Ukraina dan akan mendorong koordinasi internasional yang lebih kuat untuk menghukum Rusia."

Kementerian keuangan Rusia tidak menyebutkan insiden walkout ini dalam pernyataan yang disampaikan setelah pertemuan.

Ia mengutip Siluanov yang menyerukan G20 untuk tidak mempolitisasi dialog antaranggota dan menekankan bahwa pengelompokan itu selalu berfokus pada ekonomi.

Dia juga mengeluhkan efek merusak dari sanksi Barat, kata pernyataan itu.

"

"Aspek lain dari krisis saat ini adalah merusak kepercayaan pada sistem moneter dan keuangan internasional yang ada," katanya.

"

"Keamanan cadangan internasional dan kemungkinan perdagangan bebas dan transaksi keuangan tidak lagi dijamin."

Lagarde mendesak Maksimov untuk menyampaikan pesan yang jelas ke Moskow - untuk mengakhiri perang di Ukraina, kata salah satu sumber.

Para menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral bertemu di sela-sela konferensi semi-tahunan yang diadakan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington, dengan topik utama perang Ukraina, ketahanan pangan, dan pemulihan berkelanjutan dari pandemi virus corona.

Mengingat perpecahan di dalamnya, kelompok ini tidak mengeluarkan kesepakatan bersama. Sebaliknya, Sri Mulyani hanya membacakan pernyataan yang merangkum pertemuan tersebut dan menggarisbawahi pentingnya badan tersebut.

Freeland, yang merupakan keturunan Ukraina dan telah membuat permohonan berapi-api atas nama negara, mengatakan dia keluar dari pertemuan pleno G20 untuk memprotes partisipasi Rusia.

"Pertemuan minggu ini di Washington adalah tentang mendukung ekonomi dunia - dan invasi ilegal Rusia ke Ukraina merupakan ancaman besar bagi ekonomi global," katanya di Twitter, menambahkan bahwa Rusia tidak boleh berpartisipasi.

Kekhawatiran terjadinya perpecahan

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, pada hari Rabu (20/04) mengakui itu adalah "situasi yang sulit" bagi G20, sebuah forum yang telah memainkan peran kunci dalam mengoordinasikan perang melawan COVID-19 dan merespon krisis keuangan 2008-2009.

Namun dia mengatakan kerja sama melalui forum akan terus berlanjut.

"

"Jelas ada fakta yang sangat, sangat meresahkan yang harus kami tangani," kata Georgieva, warga Bulgaria. "Tetapi kami juga menyadari betapa saling ketergantungan kami... Dan sangat jelas bahwa kerja sama harus dan akan terus berlanjut."

"

Georgieva dan Yellen telah memperingatkan potensi perpecahan ekonomi global ke dalam blok-blok geopolitik, dengan Amerika Serikat dan demokrasi yang didorong pasar di satu sisi dan China, Rusia, dan ekonomi berbasis negara lainnya di sisi lain.

REUTERS

Diproduksi oleh Hellena Souisa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sebut Pegawai Pajak-Bea Cukai Aman Kasus Hukum 15 Tahun Terakhir, Sindir Sri Mulyani?

Purbaya Sebut Pegawai Pajak-Bea Cukai Aman Kasus Hukum 15 Tahun Terakhir, Sindir Sri Mulyani?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 11:19 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani

Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:02 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 14:09 WIB

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:09 WIB

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:47 WIB

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:58 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×