Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Waspadai PMK, Gubernur Ganjar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Daerah Perbatasan Sesuai Arahan Kementan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 12 Mei 2022 | 13:16 WIB
Waspadai PMK, Gubernur Ganjar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Daerah Perbatasan Sesuai Arahan Kementan
Ilustrasi sapi. (Antara)

Suara.com - Berbagai langkah pencegahan penting untuk dilakukan, sebagai upaya bersama dalam mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK), yang saat ini tersebar di Provinsi Aceh dan Jawa Timur.

Untuk mengantisipasinya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginstruksikan jajarannya untuk menjaga lalu lintas hewan ternak di daerah yang berbatasan langsung dengan Jatim. 

"Sekarang kita siaga kesehatan hewan, wabil khusus penyakit mulut kuku (PMK). Ini sudah ada di Jawa Timur, maka kita harus border perbatasan," ujarnya, dalam evaluasi arus mudik-balik bersama Kapolda dan Pangdam IV/Diponegoro di Kantor Gubernur, Jateng, Rabu (11/5/2022).

Menurut Ganjar, penularan PMK bukan tidak mungkin masuk ke Jateng, apabila pengawasan dan kerja sama antar pihak tidak dilakukan secara baik. Karena itu, sesuai arahan Kementerian Pertanian, pemusnahan dapat dicegah apabila hewan yang terpapar segera mendapat pengobatan.

Kurang lebihnya, hal itu juga yang disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), saat berbincang di Makassar belum lama ini.

"Beliau sampaikan, pemusnahan itu ada teknisnya. Nah kami juga siap-siap di Jawa Tengah, karena bukan tidak mungkin, itu (PMK) juga kan bisa bergeser (dari Jawa Timur), maka kenapa mesti dijaga transportasi lalu lintas hewan kita," katanya.

Sebelumnya, Mentan SYL minta semua kepala daerah di Indonesia untuk mengatur lalu lintas ternak, sebagai upaya bersama dalam mencegah penularan PMK dari Jatim dan Aceh.

"Sehingga daerah-daerah ini sepenuhnya dalam kendali yang baik oleh pemerintah kabupaten, provinsi maupun dari jajaran Kementan, agar tidak terjadi mutasi-mutasi berlebihan tanpa pengawasan langsung, baik oleh tenaga kesehatan maupun semua jajaran yang terkait di provinsi," katanya.

Mentan memastikan,penanganan PMK terus dilakukan secara maksimal, diantaranya dengan mendistribusikan obat, penyuntikan vitamin, pemberian antibiotik dan penguatan imun. Di sisi lain, Kementan juga terus bekerja melakukan riset dan uji laboratorium untuk menemukan vaksin dalam negeri.

baca juga

Diketahui saat ini, penyakit tersebut ditemukan pada sapi di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur, Provinsi Aceh. Juga di Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto, Jatim.

"Intinya yang terkena harus diberikan obat, dan yang tidak kena harus dinaikan imunnya. Besok kita sudah ada pelatihan untuk dokter kesehatan dan khusus untuk tenaga medisnya kita sudah sebar di lapangan," katanya.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menegaskan, penularan PMK hanya terjadi pada hewan ternak yang berkuku belah (ruminansia), seperti kambing, kerbau, sapi dan babi.

"Alhamdulillah, semua sudah bekerja dengan penanganannya, dan bila mau dimakan dagingnya sudah ada SOP-nya. Ribuan tenaga medik juga sudah ada di lapangan, sehingga kalau perlu dipotong paksa dapat didampingi tenaga medis. Semua dinas terkait, dinas perhubungan termasuk satgas pangan turun semua. Soal vaksin dalam waktu secepatnya bisa kita buat. instrumen, ahlinya, dan alatnya sudah ada di kita semua," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Wabah Baru, Penyakit Mulut dan Kuku Belum Ditemukan di Kabupaten Kudus

Waspada Wabah Baru, Penyakit Mulut dan Kuku Belum Ditemukan di Kabupaten Kudus

Jawa Tengah | Kamis, 12 Mei 2022 | 12:17 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Hewan Ternak Masuk Bandar Lampung Wajib Miliki Sertifikat Kesehatan

Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Hewan Ternak Masuk Bandar Lampung Wajib Miliki Sertifikat Kesehatan

Lampung | Kamis, 12 Mei 2022 | 10:38 WIB

Heboh Wabah Penyakit Mulut dan Kuku yang Serang Ribuan Hewan Ternak, Bisakah Menular ke Manusia?

Heboh Wabah Penyakit Mulut dan Kuku yang Serang Ribuan Hewan Ternak, Bisakah Menular ke Manusia?

Health | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:59 WIB

Cegah Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan

Cegah Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan

Lampung | Rabu, 11 Mei 2022 | 19:54 WIB

3 Bagian Daging Ternak Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku Dilarang Dimakan

3 Bagian Daging Ternak Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku Dilarang Dimakan

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 19:10 WIB

Waspada, Ternak Bergejala Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Lubuklinggau

Waspada, Ternak Bergejala Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Lubuklinggau

Sumsel | Rabu, 11 Mei 2022 | 18:16 WIB

Terkini

Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300

Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:07 WIB

Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen

Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:05 WIB

Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau

Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:04 WIB

Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman

Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:02 WIB

Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak

Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak

Surakarta | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB

Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?

Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB

BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan

BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:56 WIB

PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren

PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:56 WIB

BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD

BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD

Sumbar | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:53 WIB

Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter

Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:50 WIB

×