facebook

Pasar Kripto Hancur Lebur, Dampak Gelombang Aksi Jual Investor?

M Nurhadi
Pasar Kripto Hancur Lebur, Dampak Gelombang Aksi Jual Investor?
ilustrasi koin kripto. (Antara)

10 koin kripto dengan kapitalisasi terbesar sebagian besar didominasi turun.

Suara.com - Bursa kripto tak kunjung membaik setelah berhari-hari memperlihatkan penurunan yang cukup ekstrem. Melansir dari Coinmarketcap siang ini, 10 koin kripto dengan kapitalisasi terbesar sebagian besar didominasi turun.

Hanya USD Coin (USDC), Binance USD (BUSD) dan Dogecoin (DOGE) yang mencatat nilai positif. Sementara, Bitcoin (BTC) , Ethereum (ETH), Tether, BNB, XRP Cardano hingga Solana anjlok pada Jumat (13/5/2022) ini.

Penurunan terparah terjadi pada Solana (SOL) yang mengalami 36,32% dalam satu pekan ini meski dalam 24 jam menguat 23,09%.

Aset kripto yang belakangan mencuri perhatian karena anjlok hingga 100% persen, Terra (LUNA) kini sudah jauh meninggalkan posisinya sebagai salah satu aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, setelah aksi jual yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Instagram Segera Rilis Fitur NFT dengan Dukungan Blockchain Ethereum dan Polygon

Harga Terra (LUNA) saat ini berada di angka $0.00004945, terjun 99% dalam 24 jam dan 100% dalam sepekan. Koin kripto andalan Elon Musk, DOGE menguat 27.55% dalam 24 jam dan berada di poin $0.09293.

Sedangkan kripto dengan kapitalisasi terbesar, Bitcoin mengalami pelemahan panjang hingga sempat menyentuh level US$26.000 untuk pertama kalinya sejak akhir 2020 silam.

Melansir CoinMetrics, aksi jual aset kripto yang ters terjadi belakangan ini menekan nilai pasar kripto secara signifikan. Bahkan, melansir CNBC Internasional, dalam 24 jam terakhir 200 miliar dollar AS telah lenyap dari seluruh pasar kripto.

Sumber yang sama menyebut, investor ramai-ramai menjual aset kripto mereka akibat kekhawatiran pertumbuhan ekonomi dan anjloknya nilai terra (LUNA) yang mencengangkan.

Baca Juga: Bitcoin 'Kebakaran', Turun Signifikan Hingga Cetak Rekor Terendah

Komentar