Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 23 Februari 2026 | 09:19 WIB
Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran
Pejabat Sementara Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus Wakil Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • OJK mengimbau masyarakat waspada karena modus penipuan daring meningkat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
  • Pelaku memanfaatkan kondisi kurang fokus saat puasa serta meningkatnya kebutuhan dan sikap dermawan masyarakat.
  • Modus umum meliputi diskon palsu, permintaan transfer promo Ramadan, dan sumbangan ilegal yang perlu diverifikasi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kian marak saat puasa hingga lebaran.

Pejabat Sementara Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus Wakil Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa tren penipuan cenderung meningkat selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Dia pun menyoroti kondisi masyarakat yang kerap kurang fokus, terutama saat menjalani ibadah puasa di waktu-waktu menjelang berbuka. Kondisi tersebut dinilai kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya.

“Kadang-kadang kalau kita puasa, sudah jam-jam kritis seperti ini kurang fokus. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Karena menjelang Lebaran, biasanya modus penipuan akan sangat banyak,” ujarnya kepada Suara.com, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, momentum Lebaran dimanfaatkan pelaku karena meningkatnya kebutuhan finansial masyarakat, termasuk untuk mudik dan berbagai keperluan hari raya.

Di sisi lain, pelaku penipuan juga memanfaatkan tingginya aktivitas transaksi serta meningkatnya sikap dermawan masyarakat selama Ramadan.

Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)
Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)

“Biasanya orang lebih baik hati saat Ramadan. Diminta sumbangan, langsung menyumbang. Tawaran-tawaran diskon khusus Ramadan, transfer untuk pembelian tertentu, itu juga banyak sekali korbannya,” kata Friderica.

Berdasarkan pantauan OJK melalui pusat penanganan penipuan (anti-scam center), laporan terkait berbagai modus penipuan mengalami peningkatan selama Ramadan.

Modus yang kerap ditemukan antara lain penawaran diskon palsu, permintaan transfer dana dengan iming-iming promo khusus Ramadan, hingga permintaan sumbangan yang tidak jelas legalitasnya.

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi, tidak mudah mengklik tautan yang mencurigakan, serta memastikan kebenaran informasi promo atau permintaan donasi melalui kanal resmi lembaga atau perusahaan terkait.

“Masyarakat kami titipi pesan untuk selalu waspada, jangan mudah tergiur tawaran yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan, dan pastikan setiap transaksi dilakukan melalui jalur resmi,” tegasnya.

OJK juga meminta masyarakat segera melaporkan indikasi penipuan kepada otoritas atau aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti dan mencegah korban lebih luas.

Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Lebaran, kewaspadaan menjadi kunci agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman tanpa menjadi korban tindak kejahatan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa

OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:18 WIB

BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 14:38 WIB

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:32 WIB

Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL

Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 23:18 WIB

Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal

Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:47 WIB

OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera

OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB