Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Pertanian di Jeneponto Dinilai Berpotensi Jaga Kebutuhan Pangan Nasional dan Memberikan Lapangan Kerja

Fabiola Febrinastri

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:32 WIB
Pertanian di Jeneponto Dinilai Berpotensi Jaga Kebutuhan Pangan Nasional dan Memberikan Lapangan Kerja
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Pertanian di Jeneponto, Sulawesi Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam menjaga kebutuhan pangan nasional dan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat. Hal ini diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat menggelar Tanam perdana padi sekaligus pencanangan perdana indeks pertanaman (IP) 300 atau penanaman 3 kali setahun (padi-Padi-jagung).

"Jeneponto adalah daerah yang dikaruniai Allah luar biasa, dan pertanian merupakan jawaban dari hadirnya kehidupan yang lebih baik. Pertanian, selain untuk kebutuhan pangan kita, juga mampu membuka lapangan pekerjaan," katanya di Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Tulatea, Jeneponto, Sulsel, Minggu (15/5/2022).

Menurut SYL, pertanian membuat semua industri berjalan, termasuk minyak dibuat dari sawit, B30.

"Sekarang pertanian pun tidak lagi mengenal daerah kering, daerah basah, karena ada tekhnologi, ada varietas. Siapa yang lebih gigih bekerja, itulah yang akan menuai hasilnya," jelasnya.

SYL menambahkan, penanaman padi dan jagung di Jeneponto merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

"Wilayah diJeneponto sangat subur dan bisa dijadikan sebagai daerah percontohan penanaman IP300," ujarnya.

“Sekarang, kita tidak perlu tanam besar-besar juga oke, ada caranya. Yang penting tadi, ada mau, ada tekad. Misalnya 1000 hektare, hasilnya Rp30 miliar kalau tiga kali tanam, berarti Rp90 miliar, anakmu bisa sekolah, bisa beli motor, pendidikan makin bagus,” tegas mentan.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengungkapkan, berbagai upaya dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi, sehingga ketersediaan beras dalam negeri benar-benar mampu dipenuhi sendiri. Surplusnya pun dapat diekspor.

Suwandi berharap ke depan, Jeneponto, dengan potensi alam yang sangat baik ini dapat menerapkan sistim pertanaman IP400.

baca juga

Untuk pencanangan ini, varietas padi yang ditanam adalah Inpari 42, Inpari 32, Mekonga dan Produktivitas rata rata 5,4 ton/ha, Varietas jagung yang ditanam Pertiwi 2, Pertiwi 3, NK, RK457, Nasa29 dengan produktivitas rata rata 7,8 ton/hektare.

Untuk diketahui, Kabupaten Jeneponto memproduksi padi pada 2021 mencapai 163.218 ton GKG, setara dengan 93.181 ton beras. Sedangkan potensi luas panen padi sekabupaten Jeneponto pada Mei 2022,  609 hektare, dengan estimasi produksi 4.090 ton GKG.

Untuk realisasi luas panen padi Kabupaten Jeneponto 2021, 29.018 hektare, dengan estimasi produksi 163.218 ton GKG dan produktivitas 2021, 5,62 ton/hektare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Minta Petani di Berau Manfaatkan AUTP untuk Antisipasi Intensitas Hujan yang Meningkat

Kementan Minta Petani di Berau Manfaatkan AUTP untuk Antisipasi Intensitas Hujan yang Meningkat

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2022 | 14:52 WIB

Cegah Penyebaran PMK Meluas, Mentan Siapkan Upaya-upaya untuk Mempercepat Penanganan

Cegah Penyebaran PMK Meluas, Mentan Siapkan Upaya-upaya untuk Mempercepat Penanganan

Bisnis | Jum'at, 13 Mei 2022 | 16:27 WIB

Kementan Siapkan Tiga Agenda dalam Penanganan Kasus PMK

Kementan Siapkan Tiga Agenda dalam Penanganan Kasus PMK

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2022 | 21:08 WIB

Waspadai PMK, Gubernur Ganjar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Daerah Perbatasan Sesuai Arahan Kementan

Waspadai PMK, Gubernur Ganjar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Daerah Perbatasan Sesuai Arahan Kementan

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2022 | 13:16 WIB

Mentan Tegaskan Penyakit PMK Tidak Berbahaya bagi Manusia

Mentan Tegaskan Penyakit PMK Tidak Berbahaya bagi Manusia

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2022 | 19:30 WIB

Kapolri Siap Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak di Beberapa Daerah

Kapolri Siap Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak di Beberapa Daerah

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

×