Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Lakukan Reforma Agraria untuk Mengembalikan Hak Masyarakat Atas Tanah

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:08 WIB
Jokowi Lakukan Reforma Agraria untuk Mengembalikan Hak Masyarakat Atas Tanah
Presiden RI Joko Widodo saat membagikan sertifikat tanah ke warga di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai melakukan reforma agraria untuk mengembalikan hak masyarakat atas tanah. Salah satunya dengan memberikan kepastian hukum kepada tanah milik pribadi dan ulayat melalui penerbitan sertifikat tanah.

Aktivis kepemudaan, Sahat Martin Philip Sinurat menyebut masalah agraria sudah terjadi sejak zaman penjajahan. Meski sudah ada dasar hukumnya melalui UU Pokok Agraria, tetapi implementasinya belum dirasakan oleh masyarakat.

Menurutnya hal tersebut menjadi penyebab semakin banyaknya konflik agraria di tengah masyarakat. Meski ada payung hukum yang menaungi persoalan agraria, namun pada saat itu pemerintah kerap abai terhadap aturan tersebut saat memasuki tahap implementasi.

“Justru di pemerintahan Jokowi, beliau kembali melakukan apa yang menjadi mimpi UU Pokok Agraria, mulai dari penataan aset masyarakat untuk kembali menguasai lahan yang memang merupakan haknya,” ungkap Sahat saat mengisi Seminar Nasional di Universitas Nusa Cendana dengan tema “Upaya Pemerintah Dalam Memaksimalkan Potensi Agraria.” ditulis Kamis (19/5/2022).

Sahat menyebut penertiban aset tanah masyarakat sangat penting, mengingat masih ada segelintir orang yang memiliki jutaan hektare tanah, namun di sisi lain ada jutaan rakyat yang justru tidak memiliki tanah.

“Persoalan ini bukan muncul di era Pak Jokowi, namun sudah menjadi masalah sejak puluhan tahun lalu, namun di masa Jokowi ini semua diperbaiki,” sebutnya.

Namun di sisi lain, sambungnya, upaya Jokowi dalam menyelesaikan persoalan agraria harus didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan institusi yang terkait.

“Ketika ini (penyelesaian konflik agraria) menjadi visi pemerintah, yang penting adalah implementasinya, termasuk sampai ke jajaran bawah di tataran pemerintah daerah. Banyak persoalan agraria yang terjadi pada tataran teknis, misalnya ada oknum polisi, BPN atau pemerintah daerah yang menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk kemudian menguasai lahan yang pada akhirnya berbenturan dengan masyarakat, ujar Sahat.

Untuk itu dia meminta semua kalangan, termasuk mahasiswa agar mengawal upaya pemerintah Jokowi dalam meminimalisir konflik agraria.

baca juga

“Mahasiswa harus siapkan diri. Jika nanti sudah tamat kuliah, ayo masuk ke BPN, Polri atau institusi lain yang terkait agar bisa melakukan kerja yang benar agar program yang baik ini implementasinya juga baik,” tukas Sahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korupsi Jadi Alasan Netizen Malaysia Puji Jokowi Hingga Hujat Pemerintahnya Sendiri

Korupsi Jadi Alasan Netizen Malaysia Puji Jokowi Hingga Hujat Pemerintahnya Sendiri

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2022 | 10:59 WIB

Ade Yasin Kena OTT KPK, Presiden Jokowi Minta Iwan Setiawan Maksimalkan Pelayanan

Ade Yasin Kena OTT KPK, Presiden Jokowi Minta Iwan Setiawan Maksimalkan Pelayanan

Bogor | Kamis, 19 Mei 2022 | 10:03 WIB

Tingkat Kepuasan Publik Turun, Pengamat Desak Presiden Jokowi Segera Lakukan Evaluasi Kinerja Menteri

Tingkat Kepuasan Publik Turun, Pengamat Desak Presiden Jokowi Segera Lakukan Evaluasi Kinerja Menteri

Jabar | Kamis, 19 Mei 2022 | 09:52 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×