Menaker Hadiri Ground Breaking Kawasan Industri PT NIS

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:11 WIB
Menaker Hadiri Ground Breaking Kawasan Industri PT NIS
Menaker, Ida Fauziyah saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan kawasan industri PT Nusantara Industri Sejati di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis, (19/5/2022). (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menghadiri ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan kawasan industri PT Nusantara Industri Sejati di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis, (19/5/2022). Pembangunan kawasan industri baru ini merupakan bentuk ikhtiar perseroan untuk mengoptimalkan nilai tambah hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perekonomian daerah.

Ida mengatakan, untuk mendukung tenaga kerja kompeten yang dapat bekerja di kawasan industri baru ini, pihaknya telah menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Sulawesi Tenggara.

"Kami siap mendukung dan menindaklanjuti arahan Bapak Wapres karena ini merupakan motivasi dan tantangan kita bersama baik pemerintah pusat maupun daerah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing, salah satunya melalui pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja," kata Ida Fauziyah.

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, Konut memiliki wilayah Izin usaha pertambangan paling luas di Sultra. Dengan adanya pembangunan kawasan industri baru ini merupakan ikhtiar untuk mengoptimalkan nilai tambah hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perekonomian daerah.

"Siang hari ini saya dengan Ibu Menteri Ketenagakerjaan Ibu Ida Fauziyah dan Bapak Gubernur Sultra meletakkan batu pertama kawasan industri PT NIS. Saya harap ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Ma'ruf Amin.

Dia berpesan, kepada pengelola Kawasan Industri ini baik dalam pembangunannya maupun implementasinya nanti dapat memanfaatkan tenaga kerja dalam negeri.

"Oleh karena itu, saya mengajak Ibu Menaker Ida untuk mendukung tenaga kerja kompeten dapat bekerja disini. Bu Menteri juga sudah menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK). Saya harap kawasan industri ini dapat menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian Indonesia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Kartini, DWP Kemnaker Bagikan Paket Sembako di Serang Banten

Peringati Hari Kartini, DWP Kemnaker Bagikan Paket Sembako di Serang Banten

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2022 | 14:42 WIB

Kemnaker Relaunching Aplikasi Pengantar Kerja untuk Minimalkan Error Data

Kemnaker Relaunching Aplikasi Pengantar Kerja untuk Minimalkan Error Data

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 13:28 WIB

Kemnaker Siapkan Pilot Project Pelatihan Bagi Perawat Lansia di Jepang

Kemnaker Siapkan Pilot Project Pelatihan Bagi Perawat Lansia di Jepang

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:01 WIB

Menaker: Balai K3 Punya Peran Penting dalam Memberikan Perlindungan bagi Pekerja

Menaker: Balai K3 Punya Peran Penting dalam Memberikan Perlindungan bagi Pekerja

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 10:20 WIB

Ada Banyak Tantangan dalam Dunia Kerja, Kemnaker Siap Berikan Perlindungan Ekstra bagi Pekerja

Ada Banyak Tantangan dalam Dunia Kerja, Kemnaker Siap Berikan Perlindungan Ekstra bagi Pekerja

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:51 WIB

Kemnaker Kembangkan Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Melalui Transformasi BLK

Kemnaker Kembangkan Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Melalui Transformasi BLK

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:51 WIB

Terkini

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×