Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

SBR011 Segera Terbit, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri

Iwan Supriyatna

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:52 WIB
SBR011 Segera Terbit, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pasca Lebaran ini ini pemerintah kembali menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) jenis Saving Bond Ritel (SBR) SBR011. Sebagai catatan, SBR011 merupakan SBN Ritel ketiga yang diterbitkan pemerintah sejak awal 2022 ini. Sebelumnya telah terbit Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ORI021 pada awal tahun dan Sukuk Ritel (SR) SR016 di Maret 2022 lalu.

Masa penawaran SBR011 mempunyai rentang waktu periode 25 Mei - 16 Juni 2022 dan mempunyai jangka waktu investasi selama dua tahun. Bagi WNI yang berminat berinvestasi di SBR011, bisa mendapatkannya melalui agen penjual yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan. Para mitra dimaksud adalah bank, sekuritas, dan intitusi keuangan lainnya, salah satunya Moduit sebagai platform digital private wealth management.

Namun, sebelum memutuskan untuk melangkah ke agen penjual, penting untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan SBN, jenis-jenisnya, kemudian risiko dan tentu saja keuntungan yang berpotensi diperolah.

Dikutip pada laman Kementerian Keuangan, SBN merupakan singkatan dari Surat Berharga Negara. Surat utang ini merupakan produk investasi yang diterbitkan dan dijamin oleh Pemerintah. Tujuannya untuk menggalang dana masyarakat dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan begitu, masyarakat dapat menjadi investor SBN sekaligus berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional.

Sederhananya, dengan membeli SBN maka Anda telah menginvestasikan sejumlah dana kepada pemerintah untuk jangka waktu tertentu. Setelah jatuh tempo pemerintah akan mengembalikan dana investasi tadi secara utuh, ditambah kupon atau bunga sebagai hasil investasi. Adapun terkait risiko investasi, karena SBN diterbitkan pemerintah, bisa dikatakan produk ini dapat digolongkan sangat rendah risiko bahkan zero risk.

Sebaliknya bunga yang dihasilkan dari SBN cukup bersaing dibanding instrumen investasi perbankan seperti deposito apalagi tabungan.

SBN sendiri terbagi dalam beberapa jenis, yaitu; SBN Konsvensional, SBN Syariah, SBN Fixed Rate dan SBN Floating Rate. Khusus SBN Konvensional digolongkan lagi dalam dua instrumen, yaitu; ORI dan SBR. Perbedaaannya, bila ORI dapat ditransaksikan di pasar sekunder (bisa perjual-belikan sebelum jatuh tempo), SBR tidak ditransaksikan di pasar sekunder. Tapi bila Anda perlu dana mendesak, tidak perlu khawatir sebab pencairannya tidak harus menunggu hingga SBR jatuh tempo. 50% dari nilai investasi SBR dapat dicairkan (fasilitas early redemption).

Menariknya lagi, SBR memiliki kupon yang mengambang dengan kupon minimal (floating with floor) dan mengacu pada BI 7 Day Reverse Repo Rate.

Contohnya pada SBR10 yang diterbitkan Pemerintah pada Juli 2021 dengan kupon minimal 5,10% per tahun untuk tiga bulan pertama setelah penerbitan. Penetapan kupon tersebut mengacu pada suku bunga acuan BI saat itu sebesar 3,5% ditambah 160 bps. Setelah tiga bulan, bila suku bunga acuan naik ke angka 4% maka kupon SBR bisa menjadi 5,60% per tahun.

baca juga

Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhi Purwanto mengatakan ketentuan floating with floor membuat investasi yang ditanam akan terlindungi dari kenaikan inflasi, sehingga dapat dipastikan nilai investasi tidak tergerus. Malah akan terus naik, terlebih mencermati tren kenaikan suku bunga acuan.

Diketahui, Bank Sentral Amerika Serikat telah menaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps. Kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan akan mencapai angka 2,75% di akhir tahun ini. Kenaikan bunga The Fed berpotensi membuat Bank Indonesia juga akan menaikan suku bunga acuannya dari posisi saat ini 3,50%, walaupun mungkin kenaikannya tidak seagresif kenaikan suku bunga The Fed.

“Disinilah letak menariknya SBR11, karena tren kenaikan suku bunga acuan membuka peluang kupon SBR11 bakal lebih tinggi dibanding kupon ORI021 sebesar 4,90% dan kupon SR016 sebesar 4,95% yang sebelumnya diterbitkan pemerintah,” urai Manuel ditulis Selasa (24/5/2022).

Sementara bila dibandingkan dengan suku bunga deposito yang mengalami tren menurun, akibat banjirnya likuiditas, SBN dipandang lebih menarik. Berdasarkan Laporan Indikator Stabilitas Lembaga Penjaminan Simpanan periode April 2022, rata-rata tingkat bunga deposito rupiah seluruh bank LPS pada akhir Maret 2022 turun enam basis poin (bps) ke level 3,14% dibandingkan dengan akhir bulan sebelumnya. Suku bunga minimum dan maksimum masing-masing turun 5 bps ke level 2,57% dan 3,71%.

Mencermati faktor-faktor tadi Manuel Adhi Purwanto memandang, SBR011 akan sangat menarik dan diminati terutama bagi investasi pemula yang umumnya masih menghindari terjadinya resiko dalam berinvestasi.

Untuk itu, Moduit mengajak masyarakat untuk berinvestasi pada instrument SBR011 melalui Moduit.

“Sekarang ini SBR011 telah hadir sebagai alterrnatif investasi yang semakin diminati investor meskipun di tengah situasi pandemi. Moduit melirik untuk merambah SBR sebagai produk unggulannya yang sudah dijamin aman oleh pemerintah, sekaligus terjangkau dan menguntungkan sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan APBN,” tutup Manuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telusuri Aliran Dana Binomo ke Bar Indra Kenz di Pantai Indah Kapuk, Penyidik akan Panggil Pengelola

Telusuri Aliran Dana Binomo ke Bar Indra Kenz di Pantai Indah Kapuk, Penyidik akan Panggil Pengelola

Kalbar | Selasa, 24 Mei 2022 | 06:00 WIB

Menko Kemaritiman Luhut Bicara Investasi Tesla: Ini Investasi dengan Nilai Jumbo, Sabar

Menko Kemaritiman Luhut Bicara Investasi Tesla: Ini Investasi dengan Nilai Jumbo, Sabar

News | Senin, 23 Mei 2022 | 18:31 WIB

OctaFx Ilegal, Satgas Waspada Investasi Panggil Gus Aswin

OctaFx Ilegal, Satgas Waspada Investasi Panggil Gus Aswin

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×