Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
Ilustrasi. Produksi pupuk Petrokimia Gresik naik menjadi 4,68 juta ton sepanjang 2025. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Produksi pupuk Petrokimia Gresik naik menjadi 4,68 juta ton sepanjang 2025.
  • Semester I 2026, produksi tumbuh menjadi 2,72 juta ton.
  • Transformasi pabrik dan logistik dorong kinerja serta daya saing jangka panjang.

Suara.com - PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri yang tergabung dalam Holding Pupuk Indonesia, mencatat kinerja operasional yang terus menguat. Di tengah tantangan industri pupuk global yang dipengaruhi gejolak geopolitik, perubahan iklim, hingga fluktuasi harga energi dan bahan baku, perusahaan berhasil meningkatkan produksi sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Mengusung tema "Growing the Future", Petrokimia Gresik menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan industri pupuk nasional sekaligus mendukung program swasembada pangan pemerintah.

Dari sisi operasional, realisasi produksi pupuk sepanjang 2025 mencapai 4.683.477 ton, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang sebesar 4.474.914 ton. Tren positif tersebut berlanjut pada semester pertama 2026.

Hingga Juni 2026, produksi pupuk Petrokimia Gresik tercatat mencapai 2.716.141 ton, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 2.431.506 ton. Pencapaian ini dinilai semakin memperkuat prospek perusahaan mengingat target produksi pupuk tahun 2026 ditetapkan mencapai 106 persen dari target produksi tahun 2025.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kemampuan perusahaan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan sekaligus melakukan transformasi secara berkelanjutan selama lebih dari lima dekade.

"Di tengah dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta fluktuasi harga energi dan bahan baku yang masih membayangi industri pupuk, Petrokimia Gresik terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertanian Indonesia," ujar Daconi saat memimpin upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik di Gresik akhir pekan ini.

Menurutnya, kinerja positif yang telah diraih saat ini menjadi pijakan bagi perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang.

"Kinerja positif hari ini harus menjadi pijakan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai yang semakin besar di masa depan," katanya.

Untuk menopang pertumbuhan tersebut, Petrokimia Gresik menjalankan sejumlah proyek strategis yang bertujuan meningkatkan fleksibilitas produksi, memperkuat pasokan bahan baku, hingga meningkatkan efisiensi logistik dan ketahanan energi.

baca juga

Salah satunya adalah modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan teknologi Flex-Phos. Teknologi tersebut memungkinkan satu fasilitas memproduksi NPK Phonska, NPK Solid Granulation, maupun pupuk fosfat sesuai kebutuhan pasar sehingga meningkatkan fleksibilitas operasional perusahaan.

Di sisi bahan baku, perusahaan juga membangun dua tangki penyimpanan asam sulfat dengan kapasitas total 40.000 ton. Setelah proyek selesai, kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik akan meningkat menjadi 100.000 ton, sehingga memperkuat ketahanan pasokan bahan baku.

Sementara pada sektor logistik, perusahaan tengah mengembangkan Dermaga A yang mampu melayani kapal hingga 60.000 Deadweight Tonnage (DWT) dengan kapasitas bongkar muat mencapai 4 juta ton per tahun. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar distribusi sekaligus menjaga tingkat okupansi dermaga atau Berth Occupancy Ratio (BOR) pada level optimal.

Keandalan operasional juga diperkuat melalui kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura. Kerja sama tersebut diproyeksikan menambah pasokan gas sekitar 30–35 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) sehingga mampu mendukung operasional perusahaan hingga tahun 2035.

Daconi menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan perusahaan tidak semata-mata mengejar pertumbuhan skala bisnis, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan daya saing agar mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.

"Transformasi bagi kami bukan hanya tentang bagaimana perusahaan menjadi lebih besar, tetapi bagaimana Petrokimia Gresik semakin adaptif, efisien, dan tangguh dalam menjawab kebutuhan masa depan. Karena itu, kami terus memperkuat kemampuan produksi, keandalan pasokan bahan baku dan energi, serta melakukan transformasi industri agar perusahaan tetap berkelanjutan," ujarnya.

Selain memperkuat kinerja bisnis, Petrokimia Gresik juga terus menjalankan agenda keberlanjutan. Pada 2025, perusahaan ditunjuk Kementerian Perindustrian sebagai proyek percontohan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) yang menjadi bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan periode 2025–2030.

Menurut Daconi, seluruh transformasi yang dilakukan diarahkan untuk menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi sektor pertanian, industri nasional, dan masyarakat luas.

"Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Petrokimia Gresik akan terus tumbuh, semakin berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:31 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

×