Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

CEO Fox Logger Beberkan 3 Faktor Pendorong Industri IoT di Tanah Air

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Mei 2022 | 09:49 WIB
CEO Fox Logger Beberkan 3 Faktor Pendorong Industri IoT di Tanah Air
Ilustrasi Internet of Things (IoT). [Shutterstock]

Namun demikian, Alamsyah menekankan, bagi Fox Logger sendiri, hal yang lebih penting di balik perluasan jaringan 5G dan biaya internet yang terus ditekan, adalah produk IoT memang sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di era digital. Pasalnya, gaya hidup digital yang memanfaatkan produk IoT sulit untuk dihindari, baik dari sisi kebutuhan, kenyamanan, maupun keamanan.

Di luar tiga faktor di atas, kandidat doktor manajemen dari Binus University ini juga menyoroti pentingnya peran pemerintah sebagai regulator yang mengatur industri produk berbasis IoT.

Menurutnya, demi kemaslahatan bersama, sudah selayaknya pemerintah bersikap lebih proaktif, bertindak tegas, dan bijaksana. Salah satunya adalah dalam menertibkan izin edar produk IoT.

“Penertiban izin edar produk IoT harus benar-benar sesuai aturan yang berlaku. Kini cukup banyak produk IoT yang beredar di pasaran, ternyata tidak memiliki izin postel dari Kominfo. Produk tanpa izin edar akan sangat merugikan masyarakat pengguna. Produk yang tidak berizin, memiliki tingkat kepastian layanan purnajual yang rendah. Padahal masyarakat membutuhkan produk berkualitas dan kesempurnaan layanan,” Alamsyah mengungkapkan.

Akan halnya pemanfaatan IoT untuk sektor transportasi, Alamsyah yang sukses merintis dan membawa Fox Logger menjadi salah satu perusahaan GPS Tracker terbesar di Indonesia menyatakan transportasi berbasis IoT di Tanah Air harus digalakkan terlebih dahulu melalui implementasi pada sektor transportasi publik.

Selain membantu mengedukasi pasar, keterlibatan pemerintah dalam pengimplementasian IoT di sektor transportasi publik, dalam hematnya, akan menolong penguraian masalah kemacetan di Indonesia, yang nota bene masyarakatnya lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi ketimbang moda transportasi publik. Pemanfaatan IoT, diyakini akan membantu kenyamanan transportasi publik sehingga orang berangsur-angsur makin percaya akan keterandalannya.

“Pada sektor transportasi logistik, produk IoT seperti GPS Tracker akan sangat banyak membantu para apelaku industri ini dalam hal efisiensi biaya operasional. Ketatnya persaingan industri jasa pengiriman barang membuat pelaku logistik harus dengan cermat memperhatikan segala hal, salah satunya adalah biaya. IoT akan otomatis dibutuhkan sekali untuk industri ini,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Sebut Metaverse Jadi Langkah Awal Masa Peradaban Kreasi Bangsa

Menkominfo Sebut Metaverse Jadi Langkah Awal Masa Peradaban Kreasi Bangsa

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 20:37 WIB

Implementasi Smart Manufacturing Harus Bertahap

Implementasi Smart Manufacturing Harus Bertahap

Tekno | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:48 WIB

Kolaborasi Telkomsel dan Ancol, Kembangkan Smart & Green Theme Park

Kolaborasi Telkomsel dan Ancol, Kembangkan Smart & Green Theme Park

Tekno | Selasa, 26 April 2022 | 20:32 WIB

Terkini

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB