Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

CEO Fox Logger Beberkan 3 Faktor Pendorong Industri IoT di Tanah Air

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Mei 2022 | 09:49 WIB
CEO Fox Logger Beberkan 3 Faktor Pendorong Industri IoT di Tanah Air
Ilustrasi Internet of Things (IoT). [Shutterstock]

Suara.com - Geliat pemulihan ekonomi pasca meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan-perusahaan yang menjual produk berbasis Internet of Things (IoT).

Perlahan tapi pasti, penjualan produk-produk tersebut terus menunjukkan perbaikan sejalan dengan mobilitas masyarakat yang kian meningkat.

Alamsyah Cheung, CEO Fox Logger, salah satu pemain GPS Tracker berbasis IoT terbesar di Tanah Air, mengakui hal itu.

“IoT di Indonesia memang masih terbilang dalam tahapan awal. Kendati demikan, grafik penerapannya, juga penjualan produk-produknya terus meningkat, terutama tiga tahun terakhir. Kalaupun sempat tertahan selama 2020-2021, itu karena besarnya pengaruh pandemi,” katanya ditulis Senin (30/5/2022).

Menurut Alamsyah, performa positif produk-produk berbasis IoT tak terlepas dari tiga faktor utama. Pertama, meningkatnya peta cakupan (coverage) internet 4G di Tanah Air.

Seperti namanya (Internet of Things), perkembangan produk-produk berbasis IoT akan tumbuh sejalan dengan luas dan cepatnya koneksi internet di satu wilayah (negara).

“Khusus Indonesia, potensinya semakin besar karena semenjak tahun 2021, Indonesia sudah mulai mengadopsi internet 5G,” ujar Alamsyah.

Dibangun di atas jaringan nirkabel 4G, teknologi 5G menghadirkan teknologi baru dan frekuensi radio yang lebih luas.

Faktor kedua, makin menjamurnya e-commerce di Tanah Air. Merebaknya kanal e-commerce, terutama tumbuh suburnya digital marketplace, sangat mendukung distribusi produk-produk IoT ke pengguna, baik individual user maupun corporate user.

baca juga

Adapun faktor ketiga adalah tren penggunaan produk berbasis IoT yang kian menjadi kebutuhan hidup, alias life style. Contohnya penggunaan kamera dashboard (dash cam). Pemanfaatan produk berbasis IoT ini sangatlah vital untuk menjaga keamanan pengemudi kendaraan bermotor.

Begitu pun dengan gaya kehidupan lain seperti tren menghidupkan serta mematikan mobil melalui aplikasi ponsel yang juga terus menjamur. Fitur-fitur yang selama ini didominasi produsen Eropa, sekarang juga sudah ditawarkan produsen-produsen asal Korea dan China sehingga pemanfaatannya makin luas.

“Alhasil, dalam 5 tahun ke depan memang diyakini akan terjadi lonjakan signifikan untuk produk-produk berbasis IoT,” ungkap Alamsyah optimistis.

Optimisme tersebut, dia menambahkan, juga terbangun karena melihat keyakinan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menyatakan bahwa pemerataan akses internet 5G akan lebih cepat daripada 4G di Indonesia. Kominfo memperkirakan implementasi 5G bisa mulai merata di Indonesia pada 2025.

“Dengan demikian, dalam konteks tingkat pemanfaatan produk IoT, percepatan dan pemerataan jaringan 5G memang sebuah keniscayaan. Namun, bagi kebaikan masyarakat pun, percepatan serta pemerataan itu sendiri memang sangat dibutuhkan. Sebab, jika jaringan 5G kian cepat meluas dan merata, maka jaringan internet di negeri ini semakin prima dan stabil sehingga aktivitas masyarakat, baik belajar, bekerja, maupun berbisnis, berjalan tanpa gangguan berarti,” ujarnya.

Apalagi, dia menambahkan, bila biaya berlangganan internet terus bisa ditekan oleh para provider, maka dampaknya terhadap masyarakat akan semakin besar.

Namun demikian, Alamsyah menekankan, bagi Fox Logger sendiri, hal yang lebih penting di balik perluasan jaringan 5G dan biaya internet yang terus ditekan, adalah produk IoT memang sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di era digital. Pasalnya, gaya hidup digital yang memanfaatkan produk IoT sulit untuk dihindari, baik dari sisi kebutuhan, kenyamanan, maupun keamanan.

Di luar tiga faktor di atas, kandidat doktor manajemen dari Binus University ini juga menyoroti pentingnya peran pemerintah sebagai regulator yang mengatur industri produk berbasis IoT.

Menurutnya, demi kemaslahatan bersama, sudah selayaknya pemerintah bersikap lebih proaktif, bertindak tegas, dan bijaksana. Salah satunya adalah dalam menertibkan izin edar produk IoT.

“Penertiban izin edar produk IoT harus benar-benar sesuai aturan yang berlaku. Kini cukup banyak produk IoT yang beredar di pasaran, ternyata tidak memiliki izin postel dari Kominfo. Produk tanpa izin edar akan sangat merugikan masyarakat pengguna. Produk yang tidak berizin, memiliki tingkat kepastian layanan purnajual yang rendah. Padahal masyarakat membutuhkan produk berkualitas dan kesempurnaan layanan,” Alamsyah mengungkapkan.

Akan halnya pemanfaatan IoT untuk sektor transportasi, Alamsyah yang sukses merintis dan membawa Fox Logger menjadi salah satu perusahaan GPS Tracker terbesar di Indonesia menyatakan transportasi berbasis IoT di Tanah Air harus digalakkan terlebih dahulu melalui implementasi pada sektor transportasi publik.

Selain membantu mengedukasi pasar, keterlibatan pemerintah dalam pengimplementasian IoT di sektor transportasi publik, dalam hematnya, akan menolong penguraian masalah kemacetan di Indonesia, yang nota bene masyarakatnya lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi ketimbang moda transportasi publik. Pemanfaatan IoT, diyakini akan membantu kenyamanan transportasi publik sehingga orang berangsur-angsur makin percaya akan keterandalannya.

“Pada sektor transportasi logistik, produk IoT seperti GPS Tracker akan sangat banyak membantu para apelaku industri ini dalam hal efisiensi biaya operasional. Ketatnya persaingan industri jasa pengiriman barang membuat pelaku logistik harus dengan cermat memperhatikan segala hal, salah satunya adalah biaya. IoT akan otomatis dibutuhkan sekali untuk industri ini,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Sebut Metaverse Jadi Langkah Awal Masa Peradaban Kreasi Bangsa

Menkominfo Sebut Metaverse Jadi Langkah Awal Masa Peradaban Kreasi Bangsa

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 20:37 WIB

Implementasi Smart Manufacturing Harus Bertahap

Implementasi Smart Manufacturing Harus Bertahap

Tekno | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:48 WIB

Kolaborasi Telkomsel dan Ancol, Kembangkan Smart & Green Theme Park

Kolaborasi Telkomsel dan Ancol, Kembangkan Smart & Green Theme Park

Tekno | Selasa, 26 April 2022 | 20:32 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB