CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
The Premiere XXI
baca 10 detik
  • PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk mencatat pendapatan Rp2,6 triliun dan laba bersih Rp201 miliar pada semester I 2026.
  • Pendapatan Cinema XXI melonjak 40 persen pada kuartal II 2026 berkat peningkatan kunjungan penonton bioskop.
  • Hingga akhir Juni 2026, perseroan telah mengoperasikan jaringan sebanyak 269 bioskop di berbagai wilayah Indonesia.

Suara.com - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (Cinema XXI) dengan kode saham CNMA, membukukan total pendapatan sebesar Rp2,6 triliun pada periode semester I 2026.

Capaian ini mencerminkan koreksi sebesar 8,59 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) jika dibandingkan dengan torehan pendapatan sebesar Rp2,87 triliun pada semester I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penurunan pendapatan di segmen bioskop menjadi pemicu utama, di mana nilainya tercatat sebesar Rp2,47 triliun atau terkoreksi 10,63 persen YoY dari Rp2,76 triliun pada enam bulan pertama tahun lalu.

Kendati demikian, perseroan masih sanggup menjaga performa bottom-line dengan raihan EBITDA sebesar Rp708,2 miliar dan mengantongi laba bersih senilai Rp201 miliar.

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, menyampaikan bahwa hasil kerja selama paruh pertama tahun ini membuktikan konsistensi perseroan dalam mengeksekusi langkah strategis sekaligus mempertahankan disiplin operasional di tengah dinamika industri hiburan.

"Perseroan berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan berkualitas dan inovasi yang relevan. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat fundamental bisnis, mengoptimalkan berbagai potensi lini pendapatan (revenue stream), serta memperluas jangkauan layanan demi memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra, dan Perseroan secara berkelanjutan," ujar Suryo Suherman dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Di balik penurunan secara tahunan, tren operasional Cinema XXI sejatinya menunjukkan sinyal pemulihan yang sangat kuat saat memasuki kuartal II 2026 dibanding kuartal sebelumnya.

Perusahaan berhasil mencatatkan lonjakan total pendapatan sebesar 40 persen, naik drastis dari angka Rp1,1 triliun pada kuartal I 2026 menjadi Rp1,5 triliun pada kuartal II 2026.

Akselerasi performa tersebut didorong oleh melesatnya angka kunjungan penonton dari 15,5 juta orang pada kuartal I menjadi 21,9 juta orang pada kuartal II 2026. Momentum pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi penambahan layar baru serta hadirnya deretan film box office pilihan yang sukses menyedot antusiasme masyarakat.

baca juga

Seiring melonjaknya jumlah penonton, pendapatan dari hasil penjualan tiket bioskop (box office) merangkak naik 38 persen dari Rp665,3 miliar menjadi Rp919,4 miliar.

Menariknya, lini pendapatan dari penganan dan minuman (food and beverages) melaju jauh lebih pesat dengan pertumbuhan 48 persen, merangkak dari Rp357,6 miliar pada kuartal I menjadi Rp528,8 miliar pada kuartal II 2026.

Secara keseluruhan struktur pendapatan sepanjang semester I 2026, penjualan tiket bioskop masih menjadi tulang punggung utama bisnis CNMA dengan kontribusi mencapai Rp1,6 triliun atau menyumbang 60,2 persen dari total pendapatan bersih.

Di posisi kedua, penjualan makanan dan minuman menyumbang pendapatan sebesar Rp886,3 miliar atau sekitar 33,7 persen. Sementara sisa pendapatan lainnya—yang dihimpun dari penayangan iklan, transaksi platform digital, serta penyelenggaraan acara—menyumbang Rp160,2 miliar atau setara 6,1 persen.

Guna memperkokoh posisi kepemimpinan pasar, Cinema XXI terus mengeksekusi strategi ekspansi jaringan secara terukur dan selektif. Selama semester I 2026, perseroan meresmikan dua lokasi bioskop anyar, yakni Ciplaz Cipanas XXI dan 23 Semarang XXI, yang secara otomatis menambah total tujuh layar baru.

Hingga 30 Juni 2026, Cinema XXI resmi mengoperasikan jaringan sebanyak 269 bioskop yang memuat total 1.395 layar. Jaringan layar bioskop ini telah menjangkau 55 kota dan 30 kabupaten yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, sebagai upaya perseroan memperluas penetrasi pasar di daerah-daerah potensial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor

IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:14 WIB

IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis

IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:53 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar

IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:21 WIB

Terkini

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:05 WIB

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:04 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Web Series Horor Komedi Penghuni Rumah Warisan, Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Web Series Horor Komedi Penghuni Rumah Warisan, Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 10:58 WIB

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:56 WIB

×