Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Sambut Pemulihan Ekonomi, Synthesis Karya Pratama Terus Kembangkan Kawasan Hunian Synthesis Huis

Iwan Supriyatna

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:59 WIB
Sambut Pemulihan Ekonomi, Synthesis Karya Pratama Terus Kembangkan Kawasan Hunian Synthesis Huis
PT Synthesis Karya Pratama menjalankan komitmennya dalam mengembangkan kawasan hunian Synthesis Huis.

Suara.com - Bagi sejumlah developer, tahun 2022 menjadi momentum kebangkitan kembali industri bidang properti secara perlahan. Kondisi tersebut terlihat dari tren penjualan rumah tapak yang terjadi sejak awal tahun 2022. Menurut beberapa lembaga analis properti dalam risetnya mengatakan bahwa, minat konsumen properti pada rumah tapak masih cukup tinggi.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Synthesis Karya Pratama menjalankan komitmennya dalam mengembangkan kawasan hunian Synthesis Huis.

Managing Director PT Synthesis Karya Pratama, Aldo Daniel mengatakan, progres pembangunan saat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengembangkan sebuah kawasan hunian yang nyaman.

Meski baru memulai pengembangan, perusahaan yakin dengan keunggulan konsep yang ditawarkan, Synthesis Huis akan menjadi icon kawasan hunian masa kini di wilayah Jakarta Timur.

“Awal tahun 2022, kami telah menghadirkan show unit tipe Mattlig yang saat ini meraih tinggi peminat. Bulan Februari lalu, kami sudah menyelesaikan tahap Cut and Fill juga meratakan tanah di area pembangunan kawasan Synthesis Huis, mempersiapkan lahan yang akan dibangun. Saat ini pekerjaan di lapangan memasuki tahap pembuatan pondasi rumah mulai dari bouwplank dan galian, leveling kavling yang siap bangun, retaining wall pagar perimeter proyek dilanjutkan pembangunan unit hunian juga fasilitas,” kata Aldo dalam keterangannya, Selasa (31/5/202).

Aldo menyebut, di pertengahan tahun 2022 ini, pihaknya juga akan menghadirkan new social compound bekerja sama dengan ‘TENGAH’. Kehadirannya di Synthesis Huis diharapkan akan menjadi alternatif tempat hang out (outdoor space) yang diminati masyarakat.

Lebih lanjut juga Aldo mengatakan, perusahaan senantiasa berupaya agar pembangunan unit rumah Synthesis Huis dapat berjalan sesuai agenda proyek sehingga dapat selesai tepat waktu untuk di serahterimakan di pertengahan tahun 2023.

“Selain memperkuat tim sales inhouse, saat ini kami juga berkolaborasi dengan beberapa agent properti besar untuk mendorong pemasaran Synthesis Huis. Kami telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Century 21, ERA Indonesia dan Promex Indonesia. Bahkan di tahun 2021, Synthesis Huis juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa agent properti ternama lainnya,” papar Aldo.

Strategi yang akan dilakukan diantaranya membuat program penetrasi pasar untuk komunikasi yang lebih efektif dan efisien, melakukan aktivitas marketing yang lebih massif, lebih mengedepankan pemasaran secara digital (medsos) untuk meningkatkan penjualan properti secara efektif. Synthesis Huis memiliki added value yang tinggi dari segi desain yang modern, tata ruang yang baik.

Usai menandatangani perjanjian kerja sama Aldo mengatakan, melalui kerja sama ini, kami optimis penjualan unit Synthesis Huis akan terjual habis dalam waktu dekat. Selain konsep, lokasinya pun masih berada di Jakarta Timur memiliki udara dan kondisi alam yang nyaman serta alami. Akses jalan sangat dekat dengan pusat bisnis TB Simatupang.

Sementara untuk social compound, Robby Yulianto - VP Operation Tengah People and Place mengatakan, ‘TENGAH’ merupakan new hangout place yang menawarkan new experience bagi semua kalangan, khususnya anak muda, sehingga mereka bisa mengekpresikan creativity, idea, music, art dan lifestyle bagi para pengunjung yang hadir.

“Untuk konsepnya, kami akan mengadopsi gaya urban outdoor menghadirkan banyak kegiatan yang bisa dinikmati oleh customer yang akan datang. Kami juga kembangkan koncep yang bisa dijadikan center of creativity, kami akan menggandeng banyak komunitas. Jadi kalau Anda menyambangi ‘TENGAH’ Cijantung, vibenya akan terasa lagi di tempat yang beda dari banyak tempat yang ada di Jakarta Timur pada khususnya,” urai Robby.

Menurutnya, brand yang sudah pasti hadir di TENGAH Cijantung adalah Filosofi Kopi, Melaty Parahyangan, Gotcha Freshtea, dan Bakmi Sedjuk. Dengan demikian kehadirannya diharapkan menjadi tempat urban hangout place yang bisa memberikan good experience di Cijantung Jakarta Timur.

“Kami yakin hadirnya TENGAH di kawasan Synthesis Huis, akan menjadikan collaboration project yang baik dan pusat perhatian banyak konsumen yang ada di Jakarta, khususnya Cijantung dan sekitarnya,” tegas Robby.

Synthesis Huis merupakan Iconic Residential project yang didesain oleh arsitek bernama Jeffry Budiman. Kawasan hunian tersebut merupakan persembahan Synthesis Development yang dikembangkan di atas lahan seluas 3.3 hektar dengan total unit sebanyak 215 hunian, dihadirkan dalam balutan bergaya Skandinavia.

Synthesis Huis memiliki lokasi yang strategis, aksesnya mudah dijangkau. Kawasan huniannya berdampingan dengan hutan kota Cijantung, Jakarta Timur yang menambah keasrian dan kenyamanan.

Dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki, kehadiran Synthesis Huis diharapkan tak hanya menjadi icon kawasan hunian masa kini di Jakarta Timur, tapi juga menjadi pilihan hunian impian bagi seluruh keluarga di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Pulih, Pengembang Properti Optimistis Penjualan Rumah Kembali Naik Tahun Ini

Ekonomi Pulih, Pengembang Properti Optimistis Penjualan Rumah Kembali Naik Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 29 Mei 2022 | 08:50 WIB

Simak 4 Tips Jitu Buat Milenial Punya Rumah Sebelum Usia 30

Simak 4 Tips Jitu Buat Milenial Punya Rumah Sebelum Usia 30

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 08:09 WIB

Perusahaan Properti Mulai Terima Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Jual Beli Apartemen

Perusahaan Properti Mulai Terima Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Jual Beli Apartemen

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB