Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Harga Emas Bangkit dari Level Terendahnya Dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Pemicunya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 Juni 2022 | 07:46 WIB
Harga Emas Bangkit dari Level Terendahnya Dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Pemicunya
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas bangkit dari level terendah dua minggu pada perdagangan hari Rabu, karena investor berbalik ke arah logam safe-haven itu di tengah kekhawatiran atas lonjakan inflasi.

Namun kenaikan ini ditahan penguatan dolar dan imbal hasil Amerika.

Mengutip CNBC, Kamis (2/6/2022) harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD1.847,39 per ounce setelah mencapai level terendah sejak 19 Mei di USD1.827,80 pada awal sesi.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat menetap 0,02 persem lebih tinggi menjadi USD1.848,7.

"Investor sekarang sangat membutuhkan safe-haven ketimbang hanya surat utang dan itulah mengapa kita melihat emas lebih unggul," kata Edward Moya, analis OANDA.

Harga minyak menguat, Rabu, setelah pemimpin Uni Eropa menyetujui larangan parsial dan bertahap terhadap minyak Rusia.

"Inflasi tidak dapat benar-benar turun jika biaya energi setinggi itu. Jadi saya pikir risiko pengetatan yang jauh lebih agresif secara global dapat benar-benar mendorong perdagangan emas," papar Moya.

Membebani status safe haven Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,9 persen, sementara imbal hasil US Treasury juga menguat.

"Kami melihat beberapa short-covering di pasar berjangka dan sedikit bargain hunting di pasar tunai setelah tekanan jual baru-baru ini," kata analis Kitco, Jim Wycoff.

Investor juga menantikan data penggajian non-pertanian Amerika dan data inflasi Mei untuk petunjuk ekonomi dan prospek jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve.

Pasar memperhitungkan kenaikan suku bunga setengah poin dari Fed bulan ini dan berikutnya, meski ketidakpastian menutupi prospek di luar itu.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan safe haven selama masa ketidakpastian politik dan ekonomi.

Namun, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas dan mendongkrak dolar.

Sementara itu harga perak di pasar spot melonjak 1,5 persen menjadi USD21,85 per ounce, setelah mencapai level terendah dua minggu di awal sesi.

Platinum melambung 3,3 persen menjadi USD996,50, setelah melejit sebanyaknya 4,4 persen menjadi USD1.006,93 sebelumnya, naik karena kekhawatiran pasokan dari Afrika Selatan dan Rusia. Paladium menguat 0,3 persen menjadi USD2.005,18.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Jadi Rp 983.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Jadi Rp 983.000/Gram

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 08:57 WIB

Investor Abaikan Kebijakan The Fed, Harga Emas Melesat

Investor Abaikan Kebijakan The Fed, Harga Emas Melesat

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 08:07 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Ditemukan di Kawasan KPH X Dempo Bukit Jambul Pagar Alam

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Ditemukan di Kawasan KPH X Dempo Bukit Jambul Pagar Alam

Sumsel | Selasa, 31 Mei 2022 | 06:50 WIB

Terkini

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:59 WIB

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:56 WIB

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:49 WIB

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:42 WIB

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:22 WIB

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB