Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB
Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/HO/Bakom RI/app/sgd]
  • Indonesia resmi ajukan permintaan pasokan minyak ke Rusia demi amankan stok energi nasional.
  • Presiden Prabowo dan Putin bahas kontrak jangka panjang dengan harga kompetitif di Kremlin.
  • RI mulai cari alternatif pasokan selain AS dan Australia akibat gangguan di Selat Hormuz.

Suara.com - Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev mengkonfirmasi bahwa Indonesia mengajukan permintaan pasokan minyak. Hal itu disampaikan Tsivilev pada Senin (13/4/2026), dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Rusia, Channel One.

Permintaan ini terjadi usai pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow beberapa waktu lalu.

"Kami menerima permintaan dari kolega kami di Indonesia untuk memasok produk minyak bumi. Rusia selalu menampilkan diri kepada dunia sebagai pemasok yang dapat diandalkan," tegas Tsivilev, dikutip Selasa (14/4/2026).

Selama ini, Indonesia diketahui sangat bergantung pada pasokan BBM dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Australia. Namun, konflik yang memanas di Selat Hormuz jalur nadi perdagangan minyak dunia memaksa Jakarta memutar otak demi menjaga ketahanan energi nasional.

"Kini mereka mulai mempertimbangkan faktor keandalan pasokan mengingat situasi yang terjadi di selat saat ini," tambah Tsivilev.

Saat ini, kedua negara tengah menggodok kontrak jangka panjang. Tak sekadar soal ketersediaan stok, kesepakatan ini dibidik untuk mendapatkan harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak di tengah fluktuasi pasar global.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

Turut mendampingi dalam rombongan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa diplomasi energi kali ini tidak hanya soal jual-beli minyak mentah. Berdasarkan siaran pers Kementerian ESDM, ada tiga poin krusial yang dibahas yakni pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak bumi dan peningkatan pemanfaatan teknologi energi.

"Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih sebagai upaya diversifikasi energi," kata Bahlil.

Langkah mesra Jakarta-Moscow ini tentu memicu pertanyaan besar. Bagaimana reaksi Washington? Mengingat Rusia masih berada di bawah sanksi berat Barat akibat konflik Ukraina.

Sebenarnya, Indonesia melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sudah mulai "mencicipi" minyak Rusia sejak Mei 2024 melalui skema lelang. Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, sebelumnya memastikan bahwa proses impor tersebut tetap berhati-hati dan mematuhi aturan Office of Foreign Assets Control (OFAC) milik Departemen Keuangan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP

7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:59 WIB

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:56 WIB

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:49 WIB

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:42 WIB

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:22 WIB

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG

Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 10:55 WIB

Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 10:24 WIB