Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Investor Abaikan Kebijakan The Fed, Harga Emas Melesat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 31 Mei 2022 | 08:07 WIB
Investor Abaikan Kebijakan The Fed, Harga Emas Melesat
Ilustrasi emas batang [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin, setelah dolar kembali mengalami pelemahan.

Sementara itu investor mengabaikan ekspektasi mereka terhadap pengetatan kebijakan moneter agresif lebih lanjut di Amerika Serikat oleh The Federal Reserve (The Fed).

Mengutip CNBC, Selasa (31/5/2022) harga emas di pasar spot naik tipis 0,1 persen menjadi USD1.854,49 per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat bertambah 0,04 persen menjadi USD1.858,00.

Harga emas berada di jalur untuk mencatat penurunan bulanan kedua berturut-turut.

Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level terendah lebih dari satu bulan, membuat emas lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, imbal hasil US Treasury 10-tahun ditutup pada sesi Jumat sedikit di atas level terendah enam minggu.

"Jika kekhawatiran ekonomi lebih lanjut membebani hasil, emas dapat mengambil keuntungan sekali lagi, dengan USD1.870 menjadi ujian pertama dan kemudian USD1.900," kata Craig Erlam, analis OANDA.

"Sentimen di pasar tetap sangat rapuh tetapi selama fokusnya adalah pada memburuknya prospek ekonomi daripada kenaikan suku bunga tambahan yang sudah diperhitungkan, emas dapat terus berkinerja baik." Tambah Craig.

Kini, investor memperkirakan perlambatan dalam pengetatan kebijakan moneter AS setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga pada pertemuan Juni dan Juli.

baca juga

Namun, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller, Senin, mengatakan bank sentral harus siap untuk menaikkan suku bunga setengah poin persentase pada setiap pertemuan mulai sekarang sampai inflasi terkendali dengan pasti.

"Perdagangan emas pada potensi jeda Fed lebih dari satu tahun di cakrawala bukanlah proposisi yang menarik bagi money manager, terutama karena pengetatan kuantitatif terus melemahkan likuiditas dari pasar," kata analis TD Securities.

Kendati emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi dan penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian politik dan keuangan, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu, harga perak di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD21,96 per ounce, platinum naik 0,2 persen menjadi USD955,66 dan paladium merosot 1,2 persen menjadi USD2.038,03.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Turun di Akhir Mei Jadi Rp 985.000/Gram

Harga Emas Antam Turun di Akhir Mei Jadi Rp 985.000/Gram

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 08:58 WIB

Harga Emas Berkilau Lagi Imbas Dolar AS dan Kebijakan Agresif The Fed

Harga Emas Berkilau Lagi Imbas Dolar AS dan Kebijakan Agresif The Fed

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 07:09 WIB

Kebijakan Agresif The Fed Makin Redupkan Kilau Logam Emas

Kebijakan Agresif The Fed Makin Redupkan Kilau Logam Emas

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 08:01 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB