Harga Minyak Dunia Naik Seiring Menyusutnya Persediaan Minyak Mentah AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 03 Juni 2022 | 08:15 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Seiring Menyusutnya Persediaan Minyak Mentah AS
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis, setelah persediaan minyak mentah Amerika menyusut lebih dari ekspektasi.

Harga juga didukung paket sanksi keenam Uni Eropa terhadap Rusia, yang akan mencakup larangan segera atas kontrak asuransi yang baru bagi kapal yang membawa minyak Rusia dan penghentian kontrak yang ada selama enam bulan.

Mengutip CNBC, Jumat (3/6/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat USD1,32, atau 1,1 persen menjadi USD117,61 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melambung USD1,61, atau 1,4 persen menjadi USD116,87 per barel.

Stok minyak mentah dan bahan bakar AS turun pekan lalu, karena permintaan terus melampaui pasokan, dengan persediaan minyak mentah komersial melorot bahkan ketika lebih banyak cadangan strategis memasuki pasar, data pemerintah menunjukkan.

Stok minyak mentah Amerika menyusut 5,1 juta barel, dibandingkan ekspektasi.

Harga minyak tergelincir di awal sesi Kamis, setelah Arab Saudi dan negara-negara OPEC Plus lainnya sepakat untuk meningkatkan produksi minyak guna mengimbangi penurunan output Rusia, untuk meredakan lonjakan harga minyak dan inflasi serta memuluskan jalan bagi kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Riyadh.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC Plus, setuju untuk menaikkan produksi sekitar 650.000 barel per hari dalam dua bulan ke depan, dari 432.000 barel per hari saat ini.

"Kendati OPEC Plus setuju untuk meningkatkan kuota produksi mereka sedikit lebih banyak dari ekspektasi pasar, pada kenyataannya sangat sedikit untuk menambah pasokan tambahan karena OPEC Plus sudah gagal memenuhi kuota yang ada lebih dari 2 juta barel per hari," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston.

baca juga

Minyak sebagian besar bergerak lebih tinggi selama beberapa pekan karena ekspor Rusia terhambat sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Moskow atas invasi 24 Februari ke Ukraina.

Pasar juga melihat dukungan dari kebangkitan China secara bertahap dari penguncian Covid-19 yang sangat ketat.

Produksi Rusia merosot sekitar 1 juta barel per hari menyusul sanksi tersebut.

Sumber OPEC PLus yang mengetahui posisi Rusia mengatakan Moskow menyetujui produsen lain meningkatkan produksi untuk mengkompensasi output yang lebih rendah tetapi tidak harus menutupi semua kekurangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uni Eropa Resmi Larang Ekspor Minyak Rusia, Harga Minyak Dunia Langsung Naik

Uni Eropa Resmi Larang Ekspor Minyak Rusia, Harga Minyak Dunia Langsung Naik

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 07:15 WIB

Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi, Tembus 121 Dolar AS/Barel

Harga Minyak Dunia Melesat Tinggi, Tembus 121 Dolar AS/Barel

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 08:04 WIB

Imbas Perang Ukraina dengan Rusia Harga Minyak Dunia Jadi Melambung, Akankah Subisidi BBM Dicabut Pemerintah?

Imbas Perang Ukraina dengan Rusia Harga Minyak Dunia Jadi Melambung, Akankah Subisidi BBM Dicabut Pemerintah?

Jawa Tengah | Senin, 30 Mei 2022 | 11:40 WIB

Terkini

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×