Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB
Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?
Purbaya Yudhi Sadewa resmi dicopot Presiden Prabowo Subianto dari posisinya sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026). Desain Suara.com/AI
baca 10 detik
  • Purbaya dicopot setelah melakukan perombakan besar-besaran di Kemenkeu.
  • Muncul isu konflik dengan pejabat pajak, bea cukai, dan kelompok era Sri Mulyani.
  • Pengamat menilai masalah koordinasi internal turut mewarnai pergantian Purbaya.

Suara.com - Purbaya Yudhi Sadewa resmi dicopot Presiden Prabowo Subianto dari posisinya sebagai Menteri Keuangan. Suahasil Nazara yang merupakan Wakil Menteri Keuangan ditunjuk Prabowo menjadi penggantinya pada Senin (14/9/2026).

Ada cerita menarik dari proses pencopotan Purbaya ini. Sumber Suara.com pada Senin (14/9/2026) yang mengetahui masalah tersebut menyebut bahwa sejumlah petinggi di Kementerian Keuangan disebut-sebut sebagai motor penggerak utama dari lengsernya mantan bos Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini.

Sumber itu mengatakan kejadian ini terjadi usai Purbaya melakukan mutasi besar-besaran terhadap ratusan pejabat di internal lingkungan Kementerian Keuangan pada Kamis (10/9/2025) pekan lalu. Terutama dilingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) yang memang tengah jadi sorotan karena ditemukan banyak masalah.

Langkah Purbaya ini ditentang oleh anak buahnya sendiri yakni Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dan Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama. Mereka disebut tidak suka dengan langkah yang diambil oleh Purbaya.

"Pak Bimo sendiri meminta para pegawai pajak untuk tidak menghiraukan langkah Purbaya, dan meminta bekerja seperti biasanya saja," katanya.

Langkah ini pun diikuti oleh sejumlah pegawai Kemenkeu termasuk 'Geng SMI' yang merujuk pada Sri Mulyani Indrawati. Mereka disebut 'bersatu' untuk membuat tidak nyaman Purbaya.

"Ini semua bermula karena tidak ada kenyaman setelah Pak Purbaya melakukan mutasi pada pekan lalu," kata sumber itu.

Dia mengatakan bahwa sejak awal masuk menjadi Menkeu pada 8 September 2025, Purbaya disebut berencana menghapus jejak-jejak Sri Mulyani dalam tubuh Kementerian Keuangan. Langkah itu dilakukan secara masif oleh Purbaya.

Bahkan dengan berani mencopot 2 Dirjen era SMI yakni mencopot Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu dan Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman yang merupakan orang dekat SMI.

baca juga

Febrio Nathan Kacaribu adalah salah satu pejabat Kemenkeu yang moncer di era Sri Mulyani. Pada 23 Mei 2025, dia ditunjuk Sri Mulyani sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal di Kemenkeu.

Sedangkan, Luky Alfirman ditunjuk Sri Mulyani sebagai Dirjen Anggaran pada Mei 2025, karena Isa Rachmatarwata, terjerat kasus korupsi Jiwasraya. Kedua pejabat ini bisa dibilang orang dekat SMI.

Bahkan, sumber itu mengatakan kejadian pencopotan ini harus membuat Wakil Menteri Keuangan kala itu Suahasil Nazara meminta maaf kepada Febrio dan Luky atas aksi Purbaya itu.

"Semua orang yang dekat dengan SMI mau dihilangkan oleh Purbaya, termasuk Pak Febrio dan Luky. Bahkan Pak Sua (Suahasil Nazara) harus minta maaf kepada kedua orang ini," kata Sumber itu.

Dia juga mengatakan bahwa Suahasil sendiri pun berencana untuk diganti oleh Purbaya tetapi langkah itu tidak bisa dilakukannya karena butuh Surat Keputusan Presiden.

Setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan, Suahasil belum memberikan sinyal bahwa akan membatalkan perombakan yang dilakukan Purbaya.

Ia mengatakan keputusan mengenai mutasi tersebut akan dikaji berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan yang menjadi dasar pelantikannya.

"Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan minggu lalu, dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, Keputusan Menteri Keuangannya seperti apa, dan kita akan tindak lanjuti dari situ," kata Suahasil di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

Saat ditanya apakah pencopotan Purbaya berkaitan dengan masalah internal Kemenkeu, Suahasil hanya menjawab singkat.

"Aman-aman saja," ujarnya.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudistira melihat persoalan koordinasi internal sebagai salah satu faktor penting di balik pergantian Purbaya.

Menurut Bhima, terdapat perbedaan pandangan antara Purbaya dan jajaran DJP, terutama terkait pergantian pejabat eselon II serta kebijakan penahanan restitusi pajak.

Restitusi yang awalnya ditahan untuk pemeriksaan pada sektor sumber daya alam disebut kemudian meluas ke sektor lain. Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha tidak nyaman.

"Persoalan reshuffle Purbaya ini dimulai dari koordinasi internal yang bermasalah," kata Bhima kepada Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Terkini

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

×