Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
Pengurus Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu, Felisia Sopia mengadu ke Komnas Perempuan terkait dugaan intimidasi, kekerasan, dan diskriminasi. [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Masyarakat adat Pulau Rempang mengadu ke Komnas Perempuan.
  • Warga melaporkan dugaan intimidasi, kekerasan fisik terhadap perempuan, serta pemanggilan polisi terkait penolakan penggusuran lahan.
  • Pemerintah Kota setempat dinilai lambat merespons sehingga warga berharap mendapat perlindungan dan penyelesaian masalah.

Suara.com - Masyarakat adat Kampung Pantai Melayu di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, mengadu ke Komnas Perempuan terkait dugaan intimidasi, kekerasan, dan diskriminasi yang mereka alami dalam konflik penggusuran lahan adat.

Pengurus Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu, Felisia Sopia, mengatakan warga yang mempertahankan tanah adat ulayat justru mendapat tekanan saat berupaya mencegah penggusuran untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

"Jadi pada hari ini kami datang ke Komnas Perempuan untuk mengadukan bahwa kami pembela ruang hidup di sana, pembela tanah adat ulayat, itu kami didiskriminasi," kata Felisia usai audiensi dengan Komnas Perempuan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurut Sopia, tekanan tersebut tidak hanya berupa pengerahan aparat ke lokasi. Lima warga, termasuk dirinya, juga disebut telah menerima surat panggilan dari Polda Kepulauan Riau.

Mereka awalnya dipanggil sebagai saksi. Namun, Sopia menyebut warga kemudian dikenakan pasal terkait dugaan memasuki pekarangan orang lain dan menghambat pembangunan pemerintah.

Ia menilai langkah tersebut tidak tepat karena warga berada di lokasi untuk mempertahankan tanah adat ulayat dari penggusuran.

"Saat ini dari pihak kepolisian, Intel itu bahkan selalu berseliweran di sana. Tim terpadu selalu diturunkan. Kami sudah bingung mau mengadu ke mana," katanya.

Sopia juga menyebut Pemerintah Kota setempat belum merespons keluhan warga terkait dugaan diskriminasi tersebut.

"Pemerintah kota, boleh dikatakan, slow respon terhadap pengaduan masyarakat yang ada di sana," imbuhnya.

baca juga

Kondisi itu, kata Sopia, membuat masyarakat memilih membawa persoalan tersebut ke Komnas Perempuan.

Selain dugaan intimidasi, Sopia mengadukan dugaan kekerasan terhadap perempuan saat alat berat diturunkan ke lokasi pada 14 Agustus 2026.

Warga yang berupaya mempertahankan tempat tinggal mereka disebut terlibat kontak fisik dengan petugas lapangan.

"Ibu-ibu itu didorong, dicekek, bahkan luka di tangannya," beber Sopia.

Pada hari yang sama, Sopia menyebut terjadi pemadaman listrik dan hilangnya sinyal komunikasi di lokasi.

Masyarakat adat Pulau Rempang berharap pengaduan tersebut dapat menjadi jalan untuk memperoleh perlindungan sekaligus penyelesaian atas persoalan yang mereka hadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:49 WIB

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

News | Senin, 07 September 2026 | 16:30 WIB

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

×