Beri Pelatihan UMKM di Banjarmasin, Sandiaga Yakin Tata Ekonomi Baru dan Perluas Peluang Kerja

Iwan Supriyatna

Sabtu, 04 Juni 2022 | 04:44 WIB
Beri Pelatihan UMKM di Banjarmasin, Sandiaga Yakin Tata Ekonomi Baru dan Perluas Peluang Kerja
Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara memberikan pelatihan pemberdayaan UMKM kepada para peserta di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara memberikan pelatihan pemberdayaan UMKM kepada para peserta di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pelatihan ini dihadiri oleh ratusan orang terdiri pelaku UMKM emak-emak dan milenial.

Sandiaga mengatakan, pelatihan membuat sabun cair ini bisa menekan ongkos produksi para pelaku UMKM. Di mana peserta yang datang ke pelatihan ini didominasi oleh para pelaku usaha kuliner. Pelatihan ini juga dimaksud untuk menambah penghasilan dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Saya sangat mengapresiasi dengan pelatihan ini karena sangat komplit, memberikan tambahan penghasilan juga mengurangi biaya oleh para pelaku ekonomi kreatif ini karena banyak yang bergerak di usaha kuliner maupun usaha-usaha ekonomi kreatif lainnya," kata Sandiaga, ditulis Sabtu (4/6/2022).

"Saya yakin dengan bersama kita ini akan mampu untuk menata tata ekonomi baru dan membuka peluang kerja seluas-luasnya," lanjut Sandiaga.

Selepas pelatihan ini, kata Sandiaga, para peserta mendapatkan pendamping khusus dan beberapa program berkelanjutan. Salah satunya dengan mempermudah perijinan mulai dari PIRT, BPOM dan merek dagang. Sebab sejauh ini, kata Sandiaga, yang menjadi kendala para pelaku UMKM adalah perizinan.

"Di kesempatan berikutnya nanti kami akan melakukan langsung on the spot. Jadi nanti akan ada OSS (Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission) yang nanti akan disiapkan di sini. Jadi bagi yang mengikuti pelatihan akan langsung mengurus perizinannya. Setelah mengikuti pelatihan mereka pulang lengkap dengan perizinannya," ungkap Sandiaga.

Sementara Ketua Koordinator Pelatihan Pemberdayaan UMKM Banjarmasin, Laili Masruri mengatakan, kegiatan ini dinilai penting diberikan kepada warga terutama pelaku UMKM. Sebab sabun-sabun yang nanti akan dihasilkan para peserta pelatihan bisa dipasok ke sejumlah rumah makan yang ada di Banjarmasin.

"Maka sekali lagi itu menjadi sebuah peluang bagi para peserta kita follow up lagi karena tidak sampai pada pelatihan tapi kita bina lagi, saya yakin dan percaya dari Kalimantan Selatan bisa dan mampu bersaing terhadap produk-produk yang sudah ada," ungkap Laili.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenparekraf: Industri Hotel Akan Alami Pergeseran Rantai Pasok, Andalkan UMKM

Kemenparekraf: Industri Hotel Akan Alami Pergeseran Rantai Pasok, Andalkan UMKM

Lifestyle | Sabtu, 04 Juni 2022 | 01:43 WIB

Sandiaga Minta UMKM Banjarmasin Bisa Tata Ekonomi Baru dan Perluas Peluang Kerja

Sandiaga Minta UMKM Banjarmasin Bisa Tata Ekonomi Baru dan Perluas Peluang Kerja

News | Jum'at, 03 Juni 2022 | 20:03 WIB

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Berharap ada Solusi dari Pemerintah

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Berharap ada Solusi dari Pemerintah

Jawa Tengah | Jum'at, 03 Juni 2022 | 18:51 WIB

Terkini

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

×