Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Galih Prasetyo

Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat
Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Gubernur Syarkawi yang tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
baca 10 detik
  • Kebakaran lahan Kalimantan menyebabkan kabut asap dan memburuknya kualitas udara di kawasan Lembah Klang Malaysia.
  • Sebanyak 40 wilayah di Semenanjung Malaysia tercatat berada dalam kategori tidak sehat akibat polusi udara tersebut.
  • Wilayah Serian di Sarawak turut mencatatkan Indeks Pencemaran Udara tidak sehat mencapai angka 160.

Suara.com - Kondisi kabut asap akibat kebakaran lahan (karhutla) Kalimantan di kawasan Lembah Klang, Malaysia, semakin memburuk.

Seluruh wilayah yang masuk dalam pemantauan kualitas udara tercatat berada dalam kategori tidak sehat.

Menurut laporan Kosmo, berdasarkan data Sistem Pengelolaan Indeks Pencemaran Udara (APIMS), sembilan wilayah di Lembah Klang mencatat Indeks Pencemaran Udara (IPU) di atas 100 hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Johan Setia, Selangor, menjadi wilayah dengan angka pencemaran tertinggi di kawasan tersebut. Nilai IPU di daerah itu mencapai 190, mendekati batas atas kategori tidak sehat.

Sejumlah wilayah lainnya juga mencatat angka tinggi. Cheras, Kuala Lumpur berada di angka 180, Shah Alam 174, Putrajaya 175, Batu Muda 172, Klang 169, Petaling Jaya 168, Kuala Selangor 166, dan Banting 165.

Malaysia menggelar operasi penyemaian awan tiga hari untuk mengatasi kabut asap racun di Sarawak. (CNA)
Malaysia menggelar operasi penyemaian awan tiga hari untuk mengatasi kabut asap racun di Sarawak. (CNA)

Kondisi tersebut membuat Lembah Klang tetap menjadi salah satu kawasan yang terdampak kualitas udara buruk di Malaysia.

Peningkatan nilai IPU menunjukkan konsentrasi pencemar udara masih berada pada tingkat yang perlu diwaspadai.

40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak

Tidak hanya Lembah Klang, kualitas udara buruk juga meluas ke berbagai wilayah di Semenanjung Malaysia.

baca juga

Secara keseluruhan, 40 wilayah yang masuk dalam pemantauan tercatat berada dalam kategori tidak sehat.

Nilai IPU tinggi antara lain tercatat di Nilai, Negeri Sembilan, dengan angka 178, disusul Seremban 173 dan Tangkak, Johor, sebesar 170.

Tanjung Malim, Perak, mencatat angka 168, sementara Jerantut, Pahang, berada di 168 dan Temerloh mencapai 166.

Sejumlah wilayah lainnya juga berada dalam kategori tidak sehat, termasuk Indera Mahkota di Kuantan, Melaka, Seri Manjung, Alor Gajah, Pasir Gudang dan Kuala Terengganu.

Serian di Sarawak Capai IPU 160

Kondisi serupa juga terpantau di Sarawak. Namun, dari wilayah yang masuk dalam daftar pemantauan, hanya Serian yang tercatat berada dalam kategori tidak sehat dengan IPU 160.

Dalam sistem penilaian kualitas udara Malaysia, IPU 101–200 dikategorikan tidak sehat, sedangkan angka 51–100 berada dalam kategori sedang.

Data tersebut menunjukkan kabut asap masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Malaysia.

Kondisi kualitas udara dapat berubah seiring perkembangan cuaca, arah angin, dan sumber pencemaran yang memengaruhi konsentrasi polutan di udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:17 WIB

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×