Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Harga Emas Meredup Tertekan Kuatnya Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 07:46 WIB
Harga Emas Meredup Tertekan Kuatnya Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury
Ilustrasi emas - cara jual emas agar untung (Pixabay)

Suara.com - Harga emas melemah pada perdagangan Senin, tertekan penguatan dolar AS dan imbal hasil Treasury.

Mengutip CNBC, Selasa (7/6/2022) harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD1.841,29 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup berkurang 0,4 persen menjadi USD1.843,70.

Imbal hasil US Treasury bergerak lebih tinggi menjelang data Jumat yang diperkirakan menunjukkan inflasi masih tinggi. Dolar juga menguat, membuat emas kurang menarik bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi untuk menjinakkan tekanan harga meredupkan selera bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

"Jika kita mendapatkan sedikit laporan inflasi yang lebih panas, emas akan melemah. Ini adalah semacam pendekatan wait-and-see sejauh mana kita akan mengetahui seberapa jauh Fed akan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi," kata Edward Moya, analis OANDA.

Tetapi keyakinan secara keseluruhan bahwa inflasi melambat dan akan terus melambat, bersama dengan kebijakan Fed yang sudah diperhitungkan, akan memberikan stabilitas bagi harga emas, tambah Moya.

Kendati The Fed berada di jalur untuk menaikkan suku bunga setengah poin pada pertemuan kebijakan Juni dan Juli, angka inflasi yang tinggi akan menambah ekspektasi pengetatan agresif bahkan pada semester kedua tahun ini.

"Perdagangan musim panas secara resmi dimulai, yang menunjukkan harga bisa tetap terikat pada kisaran dekat USD1.850, tetapi pengaturannya tetap untuk likuidasi tambahan di cakrawala," kata TD Securities.

Sementara itu harga perak naik 0,9 persen menjadi USD22,11 per ounce, paladium melonjak 1,4 persen menjadi USD2.003,42 dan platinum melambung 1,5 persen menjadi USD1.029,00.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Emak-emak Pakai Gelang Emas Berukuran Anti Mainstream, Warganet: Thanos Kah?

Viral Video Emak-emak Pakai Gelang Emas Berukuran Anti Mainstream, Warganet: Thanos Kah?

News | Senin, 06 Juni 2022 | 17:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 1.000 Jadi Rp 980.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 1.000 Jadi Rp 980.000/Gram

Bisnis | Senin, 06 Juni 2022 | 09:05 WIB

Data Ketenagakerjaan AS Menguat, Harga Emas Dunia Langsung Melorot

Data Ketenagakerjaan AS Menguat, Harga Emas Dunia Langsung Melorot

Bisnis | Senin, 06 Juni 2022 | 07:53 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB