BSKJI Kemenperin Gandeng Tata Metal Lestari Dalam Penyusunan Standar Industri Hijau

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:33 WIB
BSKJI Kemenperin Gandeng Tata Metal Lestari Dalam Penyusunan Standar Industri Hijau
Fasilitas produksi Baja Lapis Aluminium Seng (BJLAS) milik PT Tata Metal Lestari (Tatalogam Group).

Ia melanjutkan, dari perubahan KPI itu kemudian mulailah dilaksanakan program kerja nyata. Contohnya mulai mengganti energi listrik yang tadinya menggunakan sumber daya konvensional, menjadi energi listrik tenaga surya. Untuk pabrik yang sudah ada, penggunaan listrik tenaga surya ini diakuinya sudah menggantikan listrik tenaga konvensional hingga 5-10 persen. Efisiensi ini pun terus ditingkatkan di pabrik baru mereka yang terletak di Sadang, Purwakarta.

“Untuk pabrik kami yang ada di Cikarang kami sudah bisa menggantikan 5-10 % dari penggunaan listrik konvensional. Dan saat ini kami sedang melakukan investasi baru di Sadang, Purwakarta dimana nantinya pabrik ini akan bisa membangkitkan 1 Mega Watt listrik dari total semua solar panel yang dibangun. Kemudian manajemen limbah juga sudah kami lakukan. Karena manajemen limbah ini salah satu faktor yang sangat penting dimana kita menganut circular economy yang artinya limbah ini bisa kita gunakan lagi atau paling tidak di daur ulang (recycle) hingga nantinya bisa berputar lagi dan bisa digunakan pada proses selanjutnya,” terang Stephanus lagi.

Pun demikian, Stephanus menambahkan, saat ini masih ada ancaman-ancaman yang dapat mengganggu upaya bangsa ini dalam mencapai target 2050 Zero Carbon Emissions. Salah satunya bisa datang dari investasi asing yang saat ini tengah marak masuk ke Indonesia.

“Seperti kita ketahui, Tiongkok saat ini juga tengah menggencarkan industri hijau dalam upayanya mencapai target 2050 Zero Carbon Emissions. Mesin-mesin produksi mereka yang sudah tidak layak karena menimbulkan cukup banyak emisi, banyak yang tak terpakai lagi. Disinilah ancaman itu muncul. Kita para pengusaha tidak ingin investasi baru yang masuk, menggunakan mesin-mesin yang notabene sudah tidak layak digunakan di negara asalnya karena masalah emisi,” terang Stephanus lagi.

Untuk itu Stephanus berharap pemerintah lebih selektif dalam menentukan investasi baru yang masuk ke tanah air ini. Dengan begitu, investasi baru yang masuk tidak akan mengganggu upaya global mencapai target 2050 Zero Carbon Emissions.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Lupakan Batubara, TBS Energi Utama Bakal Fokus Kembangkan Proyek Energi Hijau

Mulai Lupakan Batubara, TBS Energi Utama Bakal Fokus Kembangkan Proyek Energi Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 19:49 WIB

Tanggapi Isu Lingkungan, Kemenperin Berikan Dukungan Kepada Pengembangan Kendaraan Komersial Euro 4

Tanggapi Isu Lingkungan, Kemenperin Berikan Dukungan Kepada Pengembangan Kendaraan Komersial Euro 4

Otomotif | Selasa, 07 Juni 2022 | 17:57 WIB

Mercedez-Benz Axor Euro 4 Meluncur, Jadi Pelopor Kendaraan Komersial Berteknologi Kelola Emisi Standar Global

Mercedez-Benz Axor Euro 4 Meluncur, Jadi Pelopor Kendaraan Komersial Berteknologi Kelola Emisi Standar Global

Otomotif | Selasa, 07 Juni 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×