Mulai Lupakan Batubara, TBS Energi Utama Bakal Fokus Kembangkan Proyek Energi Hijau

Erick Tanjung | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 19:49 WIB
Mulai Lupakan Batubara, TBS Energi Utama Bakal Fokus Kembangkan Proyek Energi Hijau
Wakil Direktur Utama TBS Pandu Sjahrir (Suara.com/Fadil)

Suara.com - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST dan dilanjutkan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa/RUPSLB.

Dari kedua rapat umum tersebut diantaranya membahas tentang persetujuan penggunaan laba bersih untuk keperluan pengembangan bisnis perusahaan, dilanjutkan dengan perubahan pengurus perusahaan, dan persetujuan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue yang dibahas dalam RUPSLB tahun ini.

Wakil Direktur Utama TBS Pandu Sjahrir mengatakan, bahwa perseroan akan lebih fokus untuk mengembangkan proyek energi baru dan terbarukan atau energi hijau.

"Penggunaan laba akan kami gunakan untuk modal bisnis dan investasi kembali energi baru terbarukan dan juga untuk electric vehicles (kendaraan listrik)," kata Pandu Sjahrir usai RUPST perseroan di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, berbagai rencana dan langkah yang disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa, diharapkan dapat mempercepat proses perseroan menjadi pelopor transisi bisnis hijau di Indonesia.

"Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencapai net zero emission di tahun 2060," ujar Pandu.

Pandu menjelaskan, perseroan telah menetapkan target untuk mencapai carbon neutral pada 2030 dan untuk mencapai target tersebut, maka pendapatan perusahaan diinvestasikan ke sektor-sektor energi baru dan terbarukan termasuk kendaraan listrik ramah lingkungan.

"Pada tahun lalu, kami sudah mewujudkan kerja sama joint venture untuk kendaraan listrik, electrum. Artinya TBS sangat serius melihat ke depan untuk bertranformasi menuju energi hijau," paparnya.

Pada tahun lalu, TBS memperoleh pendapatan sebesar 462,7 juta dolar AS atau naik 39,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan, laba bersih sebesar 65,6 juta dolar AS atau naik 83,2 persen dibanding 2020.

Sebagian besar keuntungan akan digunakan perusahaan untuk memperkuat permodalan jangka panjang dan pertumbuhan bisnis, serta rencana investasi perusahaan, khususnya energi terbarukan maupun kendaraan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh, Mayoritas Pemegang Saham Tolak Rencana RUPSLB PMBS

Ricuh, Mayoritas Pemegang Saham Tolak Rencana RUPSLB PMBS

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 18:47 WIB

PGAS Bakal Bagikan Dividen Rp3 Triliun Lebih! Catat Tanggalnya

PGAS Bakal Bagikan Dividen Rp3 Triliun Lebih! Catat Tanggalnya

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:34 WIB

PLN Berikan Layanan Sertifikat Energi Hijau 404 MWh ke Perusahaan Data Center

PLN Berikan Layanan Sertifikat Energi Hijau 404 MWh ke Perusahaan Data Center

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:54 WIB

Terkini

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:27 WIB

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:10 WIB

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:56 WIB

SPPG Kini Jadi Jantung Ekonomi Desa

SPPG Kini Jadi Jantung Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:50 WIB

Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 00:16 WIB