Puluhan Hektar Tanaman Cabai di Sleman Dilanda Hama Pathek, Harga Makin Melambung?

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 14 Juni 2022 | 13:16 WIB
Puluhan Hektar Tanaman Cabai di Sleman Dilanda Hama Pathek, Harga Makin Melambung?
Cabai di Sleman diserang hama pathek, Selasa (14/6/2022) [Antara]

Suara.com - Di tengah kenaikan harga cabai beberapa hari belakangan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman melaporkan sekitar 10 dari 200 hektare tanaman cabai di wilayah itu dilanda hama pathek.

"Dari total sekitar 200 hektare tanaman cabai, kira-kira yang teserang pathek mencapai sekitar 10 hektare, namun hanya spot spot saja sehingga tetap bisa ditangani," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman Suparmono, Selasa (14/6/2022).

Ia menjelaskan, hama pathek yang disebabkan jamur Colletotrichum tersebut dapat menyerang hampir seluruh tanaman mulai dari ranting, daun, cabang hingga buah.

"Gejala yang ditimbulkan seperti bercak melingkar berwarna coklat," kata dia, dikutip via Antara.

Tanaman cabai yang diserang hama pathek memang masih bisa dipanen, namun kualitasnya jelas menurun.

"Tanaman cabai normal dalam satu hektare bisa menghasilkan 6 hingga 7 ton maka luasan lahan yang sama untuk tanaman yang kena patek cuma bisa menghasilkan 4 ton," katanya.

Namun demikian, dengan harga yang saat ini sedang melambung tinggi, petani masih bisa mendapatkan untung, karena buah cabai yang terserang pathek juga masih laku dijual.

"Tetapi memang harga cabai yang terserang pathek ini sangat murah sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram. BEP (Break Even Point) cabai di Sleman sekitar Rp12,500, sehingga jika dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram) masih di atas BEP," ujar dia.

Saat ini sejumlah upaya terus dilakukan untuk menanggulangi penyakit pathek tanaman cabai, salah satunya dengan rutin menggelar bimbingan teknis (Bimtek) di sejumlah tempat.

Baca Juga: Pancaroba Pengaruhi Kondisi Pertanian dan Peternakan Kaltim, Cabai Langka?

Bersama Balai Proteksi Tanaman Pertanian DIY dan Regu pengendali tanaman dan masyarakat juga melakukan Gerakan pengendalian hama cabai.

"Mereka kami dorong secara mandiri, melakukan pelatihan kepada anggotanya, keuntungan dari pelatihan adalah jika harga tidak bagus bisa mengurangi kerugian petani," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI