India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. [Ist]
baca 10 detik
  • India minta 500 ribu ton urea; Australia, Filipina, dan Brasil ikut antre pasokan pupuk RI.
  • Produksi pupuk nasional surplus 1,8 juta ton; pemerintah berencana ekspor 1 juta ton.
  • Mentan Amran prioritaskan kebutuhan nasional sebelum putuskan volume ekspor ke pasar global.

Suara.com - Kualitas pupuk produksi dalam negeri kian dilirik pasar internasional. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa India secara terang-terangan menyatakan minatnya untuk memboyong pasokan urea dari PT Pupuk Indonesia (Persero).

Amran bercerita, permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar India melalui sambungan telepon kepadanya beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, Negeri Anak Benua itu meminta jatah hingga setengah juta ton.

"Pupuk ini yang meminta langsung Dubes India, menelepon 5 hari yang lalu kalau tidak salah, meminta 500 ribu ton pupuk Urea," ujar Amran usai rapat koordinasi di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ternyata, bukan hanya India yang "haus" akan pupuk Indonesia. Amran membeberkan bahwa sejumlah negara lain seperti Australia, Filipina, dan Brasil juga telah mengirimkan sinyal melalui jalur diplomatik.

"Jadi yang meminta langsung ke saya itu India. Melalui staf adalah tiga negara ini (Australia, Filipina, dan Brasil)," imbuhnya.

Dari daftar tersebut, Australia menjadi yang paling progresif setelah India. Amran mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Negeri Kanguru sudah mulai menemui titik terang untuk pengiriman tahap awal.

"Nanti kita lihat. Kalau Australia sudah putus 250 ribu ton tahap pertama," tegasnya. Sementara untuk Filipina dan Brasil, Mentan mengaku masih mengkaji rincian kuota yang akan diberikan.

Rencana ekspor ini bukan tanpa alasan. Amran memastikan kondisi stok pupuk nasional saat ini berada dalam posisi yang sangat aman. Berdasarkan data Kementan, produksi pupuk nasional mencapai 7,8 juta ton, sedangkan kebutuhan petani di dalam negeri hanya berkisar di angka 6 juta ton.

Melihat adanya surplus yang cukup besar tersebut, pemerintah pun menimbang untuk melepas sebagian stok ke pasar global guna menambah devisa negara.

baca juga

"Nah kita kemungkinannya kita lepas 1 juta ton. Nanti kita lihat mana yang terbaik untuk bangsa," pungkas Amran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out

Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×