Efek Sanksi Rusia, Indonesia Terima Permintaan 150 Juta Ton Batu Bara dari Jerman

M Nurhadi

Jum'at, 17 Juni 2022 | 10:26 WIB
Efek Sanksi Rusia, Indonesia Terima Permintaan 150 Juta Ton Batu Bara dari Jerman
Kapal tongkang bermuatan batu bara di perairan Sungai Mahakam di tengah Kota Samarinda. [Istimewa]

Suara.com - Jerman memutuskan untuk kembali impor batu bara sebagai alternatif energi seiring berkembangnya kabar sanksi energi atas Rusia hingga berdampak pada pasokan di sejumlah negara di Eropa.

Indonesia jadi salah satu negara yang 'ketiban durian runtuh' karena ketegangan politik di benua biru tersebut. Jerman mulai memasok kebutuhan energi berupa batu bara dari Indonesia.

Terkait hal ini Kementerian ESDM siap memenuhi pasokan batu bara Jerman yang diperkirakan mencapai 150 juta ton. Terlebih, tambang batu bara Indonesia masih sangat mencukupi.

Disampaikan Dirjen Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, Jerman sudah meminta Indonesia memasok kebutuhan batu bara 150 juta ton.

"Sumber dari kita masih cukup kok termasuk yang besar-besar. Termasuk PTBA dan lain lain masih cukup kita," kata Ridwan saat ditemui di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Kamis (16/6/2022) kemarin.

Keputusan Jerman yang kembali melakukan impor batu bara jadi buntut  aksi boikot Rusia yang merupakan pemasok energi terbesar untuk Eropa, termasuk Jerman.

"Yang menyampaikan langsung baru Jerman. Yang lain belum ada. Baru Jerman," kata Ridwan.

Keinginan Jerman untuk melakukan impor batu bara dari Indonesia, disampaikan melalui Asosiasi Perusahaan Batu Bara di Jerman (VDKI) .

Hal ini terkonfirmasi usai Menteri ESDM Arifin Tasrif bertemu dengan CEO Asosiasi Perusahaan Batubara di Jerman (VDKI) dan juga CEO HMS Bergbau AG, Lars Schernkau, bertempat di Hotel Palace Berlin, Jumat (27/5/2022) lalu.

baca juga

Pada 2021 lalu, Rusia memenuhi 55% kebutuhan impor energi Jerman. Tekanan politik membuat Jerman dalam keadaan dilema hingga mencari alternatif energi lain.

Jerman sendiri sudah menyatakan akan menghentikan pasokan Rusia tetapi berharap masih bisa dipasok energi dari Rusia hingga pertengahan 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya

Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya

Sumut | Jum'at, 17 Juni 2022 | 10:16 WIB

Top 5 Sport: Jonatan Christie Tersingkir di 16 Besar Indonesia Open 2022 karena Kurang Sabar

Top 5 Sport: Jonatan Christie Tersingkir di 16 Besar Indonesia Open 2022 karena Kurang Sabar

Sport | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:56 WIB

Presiden Jerman Dijadwalkan Singgah ke Jogja, Ini Beberapa Tempat yang Bakal Dikunjungi

Presiden Jerman Dijadwalkan Singgah ke Jogja, Ini Beberapa Tempat yang Bakal Dikunjungi

Jogja | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:26 WIB

Google Rusia Bangkrut Hingga Terancam Hengkang, Yandex Mulai Dilirik Banyak Orang

Google Rusia Bangkrut Hingga Terancam Hengkang, Yandex Mulai Dilirik Banyak Orang

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2022 | 08:13 WIB

Presiden Jerman Puji Perkembangan Teknologi dan Populasi Generasi Muda Indonesia

Presiden Jerman Puji Perkembangan Teknologi dan Populasi Generasi Muda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:53 WIB

Pertemuan Bisnis Indonesia - Jerman

Pertemuan Bisnis Indonesia - Jerman

Foto | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

×