Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Efek Sanksi Rusia, Indonesia Terima Permintaan 150 Juta Ton Batu Bara dari Jerman

M Nurhadi

Jum'at, 17 Juni 2022 | 10:26 WIB
Efek Sanksi Rusia, Indonesia Terima Permintaan 150 Juta Ton Batu Bara dari Jerman
Kapal tongkang bermuatan batu bara di perairan Sungai Mahakam di tengah Kota Samarinda. [Istimewa]

Suara.com - Jerman memutuskan untuk kembali impor batu bara sebagai alternatif energi seiring berkembangnya kabar sanksi energi atas Rusia hingga berdampak pada pasokan di sejumlah negara di Eropa.

Indonesia jadi salah satu negara yang 'ketiban durian runtuh' karena ketegangan politik di benua biru tersebut. Jerman mulai memasok kebutuhan energi berupa batu bara dari Indonesia.

Terkait hal ini Kementerian ESDM siap memenuhi pasokan batu bara Jerman yang diperkirakan mencapai 150 juta ton. Terlebih, tambang batu bara Indonesia masih sangat mencukupi.

Disampaikan Dirjen Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, Jerman sudah meminta Indonesia memasok kebutuhan batu bara 150 juta ton.

"Sumber dari kita masih cukup kok termasuk yang besar-besar. Termasuk PTBA dan lain lain masih cukup kita," kata Ridwan saat ditemui di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Kamis (16/6/2022) kemarin.

Keputusan Jerman yang kembali melakukan impor batu bara jadi buntut  aksi boikot Rusia yang merupakan pemasok energi terbesar untuk Eropa, termasuk Jerman.

"Yang menyampaikan langsung baru Jerman. Yang lain belum ada. Baru Jerman," kata Ridwan.

Keinginan Jerman untuk melakukan impor batu bara dari Indonesia, disampaikan melalui Asosiasi Perusahaan Batu Bara di Jerman (VDKI) .

Hal ini terkonfirmasi usai Menteri ESDM Arifin Tasrif bertemu dengan CEO Asosiasi Perusahaan Batubara di Jerman (VDKI) dan juga CEO HMS Bergbau AG, Lars Schernkau, bertempat di Hotel Palace Berlin, Jumat (27/5/2022) lalu.

Pada 2021 lalu, Rusia memenuhi 55% kebutuhan impor energi Jerman. Tekanan politik membuat Jerman dalam keadaan dilema hingga mencari alternatif energi lain.

Jerman sendiri sudah menyatakan akan menghentikan pasokan Rusia tetapi berharap masih bisa dipasok energi dari Rusia hingga pertengahan 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya

Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya

Sumut | Jum'at, 17 Juni 2022 | 10:16 WIB

Top 5 Sport: Jonatan Christie Tersingkir di 16 Besar Indonesia Open 2022 karena Kurang Sabar

Top 5 Sport: Jonatan Christie Tersingkir di 16 Besar Indonesia Open 2022 karena Kurang Sabar

Sport | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:56 WIB

Presiden Jerman Dijadwalkan Singgah ke Jogja, Ini Beberapa Tempat yang Bakal Dikunjungi

Presiden Jerman Dijadwalkan Singgah ke Jogja, Ini Beberapa Tempat yang Bakal Dikunjungi

Jogja | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:26 WIB

Google Rusia Bangkrut Hingga Terancam Hengkang, Yandex Mulai Dilirik Banyak Orang

Google Rusia Bangkrut Hingga Terancam Hengkang, Yandex Mulai Dilirik Banyak Orang

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2022 | 08:13 WIB

Presiden Jerman Puji Perkembangan Teknologi dan Populasi Generasi Muda Indonesia

Presiden Jerman Puji Perkembangan Teknologi dan Populasi Generasi Muda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:53 WIB

Pertemuan Bisnis Indonesia - Jerman

Pertemuan Bisnis Indonesia - Jerman

Foto | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB