facebook

Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi
Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali
Masalah Minyak Goreng Hampir Rampung, Mendag Zulhas: Jangan Sampai Keputusan Kita Bikin Sengsara, Dosanya Besar Sekali. [Suara.com/Alfian Winanto]

"...Jangan sampai keputusan kita buat kesengsaraan, itu dosanya besar sekali."

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengklaim permasalahan minyak goreng curah hampir rampung, setelah Kementerian Perdagangan meluncurkan minyak goreng curah kemasan dengan merek MinyaKita.

Akan tetapi, masih banyak permasalahan di sektor minyak goreng yang belum selesai. Salah satunya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang masih murah.

Bahkan, Mendag sedih mendapatkan pendapatan yang minim dari harga jual TBS yang masih rendah.

"Ada yang mendesak hari-hari ini, terpukul, sedih, melihat petani sawit TBS harga dibawah Rp1.600. bahkan ada yang dibawah Rp1.000," ujarnya saat peluncuran MinyaKita di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga: Minyakita Rp 14 Ribu Per liter Resmi Dipasarkan

Menurut Mendag, kunci untuk menaikkan harga TBS yaitu memperlancar ekspor minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Maka itu, dia mendorong produsen untuk segera melakukan ekspor CPO, dengan begitu tangki CPO kosong yang akhirnya membutuhkan TBS dan membeli ke petani.

"Kalau ekspor lancar, tangki bisa kosong, bisa beli sawit rakyat. Kalau sawit rakyat terbeli hukum pasar, harga dikit sedikit bisa naik," ucap dia.

Selain itu, Politisi PAN ini menyebut, permasalahan harga-harga pokok juga masih dihadapi oleh Kemendag. Dia berjanji harga-harga akan stabil menjelang Hari Raya Idul Adha.

Namun, Mendag Zulhas meminta semua pihak bisa bekerja sama untuk pengendalian harga-harga bahan pokok. Ia akan berusaha mengeluarkan kebijakan yang membuat untung pengusaha, pedagang, hingga masyarakat.

"Kita di sini punya tugas yang mulia kita harus telurkan kebijakan-kebijakan yang buat masyarakat lebih baik. Jangan sampai keputusan kita buat kesengsaraan, itu dosanya besar sekali. Sehingga masyarakat, pengusaha, berdampak positif," pungkas dia.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Sebar Minyak Goreng Minyakita Seharga Rp14.000 per Liter

Komentar