Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Achmad Fauzi

Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB
Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
baca 10 detik
  • Kepadatan kendaraan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk menuju Jawa, mendorong Kemenhub segera berkoordinasi mengatasi lonjakan volume.
  • Kemenhub menambah armada kapal menjadi 35 unit dan menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat untuk percepatan layanan.
  • Pengendalian lalu lintas diperkuat melalui penggunaan buffer zone terminal kargo dan optimalisasi UPPKB Cekik.

Suara.com - Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan volume kendaraan, terutama roda dua dan roda empat yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa, membuat antrean mengular di jalur menuju pelabuhan.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung bergerak cepat dengan mengoptimalkan berbagai langkah untuk mengurai kepadatan di lapangan. Koordinasi intensif dilakukan bersama sejumlah pihak, mulai dari kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, hingga pemerintah daerah.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pemerintah berupaya memastikan layanan transportasi tetap berjalan lancar di tengah peningkatan arus kendaraan.

"Kementerian Perhubungan terus berupaya memastikan seluruh layanan transportasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kami juga mendorong percepatan berbagai langkah operasional di lapangan untuk mempercepat penguraian kepadatan kendaraan dan penumpang di kawasan Gilimanuk, sehingga mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik. Untuk meningkatkan efektifitas koordinasi saya telah memerintahkan Wakil Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat turun langsung ke Gilimanuk," ujar Menhub Dudy di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Hiskia Andika)
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Hiskia Andika)

Sejumlah langkah strategis pun diterapkan untuk mempercepat arus penyeberangan. Salah satunya dengan menambah jumlah armada kapal yang beroperasi menjadi 35 unit, terdiri dari 28 kapal eksisting dan tambahan 7 kapal, dengan pola pelayanan delapan trip.

Rinciannya, sebanyak 19 kapal beroperasi di dermaga moveable bridge (MB), 11 kapal di dermaga landing craft machine (LCM), serta 4 kapal tambahan yang diperbantukan untuk meningkatkan kapasitas angkut.

Tak hanya menambah armada, Kemenhub juga menerapkan skema operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat rotasi kapal, serta mempercepat proses bongkar muat kendaraan agar antrean bisa segera terurai.

"Pengaturan lalu lintas kendaraan juga diperkuat melalui pengoperasian buffer zone di terminal kargo Pelabuhan Gilimanuk serta optimalisasi fungsi UPPKB Cekik sebagai titik pengendalian kendaraan sebelum memasuki kawasan Pelabuhan," tambah Menhub.

Selain itu, pengendalian arus kendaraan juga diperkuat melalui buffer zone di terminal kargo Pelabuhan Gilimanuk serta optimalisasi fungsi UPPKB Cekik sebagai titik penyaringan sebelum kendaraan masuk ke kawasan pelabuhan.

baca juga

Di sisi lain, kondisi cuaca di perairan Selat Bali terpantau mendukung aktivitas penyeberangan. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca berada dalam kondisi berawan dengan tinggi gelombang sekitar 1 meter, jarak pandang mencapai 10 kilometer, serta arus laut mengarah ke utara dengan kecepatan 2,5 knot.

Dengan kondisi cuaca yang relatif kondusif, pemerintah berharap upaya penguraian kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk dapat berjalan lebih optimal dan mobilitas masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang periode peningkatan pergerakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:34 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×