Jerman Hadapi Krisis Energi Usai Pemutusan Pasokan Rusia, Pejabat Minta Warga Berhemat

M Nurhadi

Kamis, 14 Juli 2022 | 10:30 WIB
Jerman Hadapi Krisis Energi Usai Pemutusan Pasokan Rusia, Pejabat Minta Warga Berhemat
Aktivitas warga Jerman berbelanja di pasar (DW Indonesia)

Suara.com - Salah satu perwakilan usaha dari Jerman menyebut kemungkinan kemunculan kerusuhan sosial kecuali ada pembatasan harga energi di negara itu.

"Biaya energi rumah tangga bisa tiga kali lipat di Jerman karena pasokan gas Rusia berkurang," kata para pejabat di sektor energi.

Kepala regulator Badan Jaringan Federal Jerman Klaus Mueller dalam wawancaranya dengan media lokal, RND berharap, masyarakat mengurangi konsumsi energi dan menyimpan uang.

Bahkan, kepala kantor pekerjaan kota Chemnitz --salah satu dari 900 perusahaan publik milik kota yang merupakan bagian utama dari lanskap energi Jerman-- Chemitz berharap adanya langkah lebih.

"Kita harus membantu rumah tangga biasa dan menetapkan batas atas untuk biaya energi," kata Warner kepada Antara.

Dia memperingatkan bahwa tagihan energi tahunan dapat naik dari 1.500 euro (sekitar Rp22,55 juta) menjadi 4.700 euro (sekitar Rp70,66 juta) pada Oktober.

"Jika kita mengalami kerusuhan sosial, negara tidak akan mampu mengatasinya," ujar Warner.

Kementerian energi Jerman belum menanggapi permintaan komentar yang dikirim Reuters setelah jam kerja.

Menteri Energi Jerman Robert Habeck sebelumnya telah menolak seruan untuk pembatasan harga energi di negara bagian. 

baca juga

Melansir via Antara, Habeck menjelaskan, negara bagian tidak dapat sepenuhnya mengimbangi kenaikan harga dan bahwa upaya untuk pembatasan harga energi akan mengirimkan sinyal yang salah tentang perlunya menghemat energi.

Setelah menikmati kemakmuran dari gas Rusia yang murah selama beberapa dekade, Jerman menghadapi krisis karena Rusia memangkas kembali pasokan gasnya.

Pemerintah negara-negara Barat mengatakan Moskow melakukan langkah itu untuk membalas sanksi yang dijatuhkan pada Rusia atas invasinya ke Ukraina, tetapi Moskow membantah tuduhan itu dengan memberikan alasan mengalami masalah teknis.

Beberapa analis memperingatkan bahwa dukungan publik untuk sanksi keras terhadap Moskow dapat melemah lebih lanjut jika standar hidup masyarakat menurun.

Sebuah jajak pendapat oleh lembaga penelitian sosial Forsa yang diterbitkan pada Rabu (13/7) menemukan kecenderungan bahwa dukungan untuk memboikot gas Rusia telah turun, dari 44 persen responden pada enam minggu lalu menjadi hanya 32 persen sekarang.

Penjualan gas Rusia merupakan sumber utama keuangan untuk tindakan militer, yang Moskow sebut sebagai "operasi khusus" di Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Desak Rusia Segera Membebaskan Warga Ukraina yang Dipindah Paksa

Amerika Desak Rusia Segera Membebaskan Warga Ukraina yang Dipindah Paksa

Malang | Kamis, 14 Juli 2022 | 07:15 WIB

Iran Dilaporkan Kirim Ratusan Pesawat Drone Bersenjata, Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina

Iran Dilaporkan Kirim Ratusan Pesawat Drone Bersenjata, Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:23 WIB

Indonesia Tuan Rumah, Menteri Keuangan Rusia dan Menteri Keuangan Ukraina Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual

Indonesia Tuan Rumah, Menteri Keuangan Rusia dan Menteri Keuangan Ukraina Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual

Sulsel | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:36 WIB

Perusahaan Rusia Bikin Aspal Aroma Stroberi

Perusahaan Rusia Bikin Aspal Aroma Stroberi

Tantrum | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:19 WIB

Ekonomi Rusia Semakin Membaik Meski Ditekan Sanksi Barat dan AS

Ekonomi Rusia Semakin Membaik Meski Ditekan Sanksi Barat dan AS

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:06 WIB

Muncul Kasus Pertama Cacar Monyet di Rusia, Pasien Bergejala Ringan

Muncul Kasus Pertama Cacar Monyet di Rusia, Pasien Bergejala Ringan

Malang | Selasa, 12 Juli 2022 | 22:20 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×