Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bitcoin Berpotensi Tidak Bernilai Lagi Jika Krisis dan Inflasi Terus Terjadi

M Nurhadi

Selasa, 19 Juli 2022 | 12:30 WIB
Bitcoin Berpotensi Tidak Bernilai Lagi Jika Krisis dan Inflasi Terus Terjadi
Ilustrasi Bitcoin (Unsplash/Andre)

Suara.com - Salah satu orang terkaya di AS, Thomas Peterffy mengatakan, inflasi yang terjadi secara tahunan berpotensi membuat nilai Bitcoin terus turun hingga tidak memiliki nilai.

“Ketika Fed menaikkan suku bunga, itu meningkatkan jumlah yang harus dibayar negara [AS] untuk membayar utangnya," kata dia.

Untuk diketahui, TheFed saat ini terus menekan suku bunga lebih tinggi agar inflasi bisa terkendali. Inflasi di AS memang mencapai rekor di angka 9,1 persen.

Hal ini dianggap sangat mempengaruhi berbagai pangsa pasar, tidak terkecuali kripto. Sejak Crash akhir tahun2021 silam, pasar kripto belum menunjukkan lonjakan berarti akibat tekanan wabah COVID-19, ditambah dengan kondisi politik dunia yang dipengaruhi konflik Rusia dan Ukraina, hingga mengerek harga minyak dan komoditas lain. Menambah tinggi potensi inflasi dunia yang saat ini masih terjadi.

Forbes melaporkan, anggapan Peterffy ini tdak akan terjadi dalam waktu singkat melainkan bertahun-tahun, jika benar terjadi.

Pengusaha yang berada di balik Interactive Brokers ini melihat, inflasi jadi ancaman utama dalam jangka panjang lantaran pengeluaran AS yang mengalami defisit dan tidak kunjung membaik, rantai pasokan terganggu dan kenaikan suku bunga.

"Ini adalah lingkaran setan yang pada akhirnya akan mengakibatkan meledaknya utang,” ujar Peterffy, dikutip dari Blockchain Media.

Meski tak secara eksplisit disampaikan Peterffy, ia nampak menyinggung resesi dan berharap krisis tahun 1980-an tidak kembali terjadi.

Ia juga memiliki kekhawatiran aset kripto pada akhirnya akan dilarang pemerintah karena terkait penggunaan dalam kegiatan ilegal.

baca juga

“Saya pikir kemungkinannya sangat tinggi bahwa [Bitcoin] akan menjadi tidak berharga atau dilarang,” kata dia.

Namun demikian, ia mengaku masih optimis Bitcoin mampu pulih dan mendapatkan kembali nilainya jika pasar kripto pulih dan bertahan terhadap tekanan.

Ia sendiri diketahui salah satu pemegang aset BTC dan mengungkapkan dirinya berniat menambahnya jika harga turun lagi ke US$12.000. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Tambang Bitcoin Turun Drastis, Harga BTC Berpotensi Sulit Menguat

Biaya Tambang Bitcoin Turun Drastis, Harga BTC Berpotensi Sulit Menguat

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 14:18 WIB

Waspada Penipuan Undian Website NVIDIA Berkedok Hadiah 50.000 Bitcoin

Waspada Penipuan Undian Website NVIDIA Berkedok Hadiah 50.000 Bitcoin

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 18:41 WIB

Para Penggemar Kripto Harus Hati-hati Modus Penipuan "Bitcoin" Atas Nama Perusahaan Ternama

Para Penggemar Kripto Harus Hati-hati Modus Penipuan "Bitcoin" Atas Nama Perusahaan Ternama

Jatim | Minggu, 17 Juli 2022 | 15:05 WIB

Dua Survei dan Bendera Beruang Memprediksi Harga Bitcoin Runtuh ke $10K!

Dua Survei dan Bendera Beruang Memprediksi Harga Bitcoin Runtuh ke $10K!

Tantrum | Minggu, 17 Juli 2022 | 11:57 WIB

Investor Kripto Asal Inggris Rugi Rp3,61 Triliun Akibat Ulah Hacker

Investor Kripto Asal Inggris Rugi Rp3,61 Triliun Akibat Ulah Hacker

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 09:33 WIB

Pemerintah Persilakan Perusahaan Asing Investasi Kripto di Indonesia, Asal Utamakan Keamanan

Pemerintah Persilakan Perusahaan Asing Investasi Kripto di Indonesia, Asal Utamakan Keamanan

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 06:52 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB