Jago Jadi Jawara Bank Digital, Ini Pemicunya

Iwan Supriyatna

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:54 WIB
Jago Jadi Jawara Bank Digital, Ini Pemicunya
Ilustrasi Bank Jago (Antara)

Suara.com - Populix, perusahaan riset berbasis digital asal Indonesia, meluncurkan Survei Consumer Preference Towards Banking and e-Wallet Apps. Jajak pendapat tersebut mengulas preferensi masyarakat Indonesia terhadap penggunaan aplikasi mobile banking, digital banking, dan dompet digital (e-wallet).

Survei dilakukan secara online melalui aplikasi Populix terhadap 1.000 responden berusia 18–55 di Indonesia. Dari 1.000 responden, sebanyak 64% responden memiliki aplikasi layanan keuangan di ponsel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 91% responden memiliki aplikasi mobile banking, 84% memiliki e-wallet, dan 33% memiliki aplikasi digital bank.

"Akselerasi transformasi digital yang terjadi beberapa tahun belakangan ini terus membawa dampak terhadap berbagai industri, termasuk sektor perbankan dan keuangan. Hal ini terlihat juga dari semakin banyaknya pilihan aplikasi layanan perbankan dan keuangan yang bertumbuh untuk menjawab berbagai kebutuhan pengguna,"ujar Timothy Astandu, Co-Founder & CEO Populix, melalui rilis resmi beberapa waktu lalu.

Timothy menambahkan beberapa alasan utama yang mendorong responden memilih aplikasi mobile banking dan digital banking yaitu kepraktisan, penghematan waktu, dan kemudahan dalam penggunaan aplikasi.

Fenomena menarik terjadi di kategori digital banking. Menurut survei Populix, Bank Jago menjadi pilihan nomor satu responden dengan persentase 46% diikuti oleh Neobank atau bank neo commerce (BNC) sebanyak 40%, dan Jenius dari Bank BTPN sebesar 32%. Posisi keempat diisi oleh SeaBank dengan prosentase 27%. Seabank adalah aplikasi bank digital yang terintegrasi dengan ekosistem Shopee. Sementara Allo Bank berada di peringkat kedelapan dengan prosentase hanya 7%

Catatan saja, Bank Jago merilis aplikasi pada April 2021 dengan jumlah nasabah yang menginstall Jago App lebih dari 3 juta orang per akhir Kuartal II-2022. Jenius telah lebih dulu eksis yakni pada 2016 dan jumlah nasabahnya kini mencapai lebih dari 5 juta orang. Sedangkan BNC lebih fenomenal lagi, dirilis pada 2021 namun jumlah download app lebih dari 13 juta orang.

Menurut Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah, survei ini mengonfirmasi bahwa kemampuan bank digital menciptakan fitur yang inovatif, unik dan relevan menjadi kunci sukses dalam meyakinkan nasabah untuk bertransaksi di aplikasi.

“Dalam hal usia, Jenius lebih tua dari Bank Jago dan pionir bank digital pula. Sementara dari sisi jumlah konsumen yang install aplikasi, BNC empat kali lipat lebih banyak dari Jago. Tapi, dalam konteks preferensi nasabah, Jago justru paling dominan, paling populer,” kata Piter Abdullah, ekonom CORE Indonesia.

Piter menjelaskan, selain faktor aplikasi yang inovatif dan relevan, Bank Jago memiliki keunggulan karena telah lebih dulu membangun ekosistem digital, dibandingkan bank lain.

baca juga

“Saya selalu mengatakan, kalau ada lintasan balapan baru, Bank Jago ini sudah balapan duluan, karena dia membangun ekosistem digitalnya lebih dulu,” ujar Piter.

Ekosistem Bank Jago tersebut tersebar di sektor transportasi, institusi keuangan dan sistem pembayaran, perdagangan, pasar modal dan investasi hingga hiburan.

“Sebenarnya ekosistem ini masih bisa dikembangkan lebih besar lagi, tinggal sejauh mana kesiapan bank tersebut untuk berkolaborasi dengan ekosistem digital kini,” ujar Piter.

Ekonom MNC Sekuritas Tirta Widi Gilang Citradi menilai keunggulan aplikasi Bank Jago terletak pada kolaborasi dan kemampuan integrasi dengan ekosistem digital. Integrasi aplikasi Jago dengan ekosistem GOTO memungkinkan transaksi terjadi secara mudah, cepat dan aman.

“Jadi konsumen tidak perlu lagi top up gopay. Mereka cukup menghubungkan akun Gopay ke Rekening Jago, lalu transaksi. Semudah itu prosesnya tapi signifikan dampaknya,” katanya.

Integrasi yang sama juga terjadi antara aplikasi Jago dengan Bibit.ID, platform reksadana online. Nasabah tidak perlu top up ke aplikasi Bibit, tapi cukup menghubungkan akun BIbit ke rekening Jago. Konektivitas ini memampukan nasabah beli reksadana secara rutin dengan skema autodebet rekening Jago.

“Kemudahan ini membuat nasabah menjadi lebih disiplin dalam investasi. Kebiasaan baru melahirkan loyalitas dan Jago menikmati keunggulan ini,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT Tahun Pertama, Aplikasi Bank Digital blu dari BCA Mampukan Nasabah Kelola Keuangan secara Tepat

HUT Tahun Pertama, Aplikasi Bank Digital blu dari BCA Mampukan Nasabah Kelola Keuangan secara Tepat

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:30 WIB

Bank Jago Catat Laba Bersih Rp28,91 miliar, Meroket Jauh DIbanding Tahun 2021

Bank Jago Catat Laba Bersih Rp28,91 miliar, Meroket Jauh DIbanding Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:30 WIB

5 Bank Digital Terbaik di Indonesia, Tawarkan Kemudahan dan Promo Besar

5 Bank Digital Terbaik di Indonesia, Tawarkan Kemudahan dan Promo Besar

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×