Ketakutan Resesi Ekonomi, Kilau Emas Kian Pudar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 08:18 WIB
Ketakutan Resesi Ekonomi, Kilau Emas Kian Pudar
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia terjebak dalam kisaran sempit pada perdagangan hari Selasa, karena pelemahan imbal hasil US Treasury di tengah ketakutan resesi yang berkepanjangan mengimbangi penguatan dolar dan investor mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan dua hari Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Rabu (27/7/2022) harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD1.716,91 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,1% menjadi USD1.717,70.

Imbal hasil US Treasury turun tajam, karena krisis pasokan gas yang membayangi Eropa membuat pasar khawatir tentang risiko resesi global.

"Pelemahan yang kita lihat dalam imbal hasil adalah pertanda baik bagi emas, ketakutan di pasar ekuitas yang terus bertahan, masalah geopolitik dan jika tekanan energi meningkat, akan ada permintaan yang kuat untuk aset  safe-haven ," ujar Edward Moya, analis OANDA.

"Tetapi jika investor merasa The Fed masih siap untuk memberikan kenaikan 75 bps lagi pada September, itu akan menjadi masalah bagi emas,"  tambah Moya.

Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan global lagi, memperingatkan bahwa risiko penurunan dari inflasi yang tinggi dan perang Ukraina telah terwujud.

Tetapi membatasi kenaikan emas, dolar AS naik 0,7 persen membuat logam kuning kurang menarik bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil, kenaikan suku bunga membuatnya kurang menarik. Namun, emas secara luas dianggap sebagai lindung nilai inflasi dan penyimpan nilai yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga 75 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan Rabu. Kenaikan sebesar itu secara efektif akan mengakhiri dukungan ekonomi era pandemi.

"Kami memperkirakan kenaikan lebih lanjut untuk suku bunga riil tahun ini, terutama karena risiko inflasi memudar pada semester kedua tahun 2022. Dengan demikian, likuidasi tambahan ETF dapat diprediksi," kata analis UBS, Giovanni Staunovo.

Dirinya pun memperkirakan emas akan turun menjadi USD1.600 pada akhir tahun ini.

Sementara itu harga perak di pasar spot melesat 1,1 persen menjadi USD18,61 per ounce, platinum turun 0,7 persen menjadi USD872,63, dan paladium melemah 0,2 persen menjadi USD2.004,00.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Berulang, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Di Lubang Sedalam 40 Meter Di Jambi

Tragedi Berulang, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Di Lubang Sedalam 40 Meter Di Jambi

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 05:54 WIB

Detik-Detik Tiga Penambang Tewas di Lubang Tambang Emas Ilegal Merangin

Detik-Detik Tiga Penambang Tewas di Lubang Tambang Emas Ilegal Merangin

Sumsel | Rabu, 27 Juli 2022 | 07:15 WIB

Stunting Bisa Timbulkan Kerugian Ekonomi Negara Sebesar Rp500 Triliun Per Tahun

Stunting Bisa Timbulkan Kerugian Ekonomi Negara Sebesar Rp500 Triliun Per Tahun

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 09:20 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB