Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Daftar Barang-Barang yang Harganya Semakin Mahal Jika Kurs Rupiah Terus Melemah

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:16 WIB
Daftar Barang-Barang yang Harganya Semakin Mahal Jika Kurs Rupiah Terus Melemah
Ilustrasi (Pixabay)

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar terpantau melemah dan hanya berada di kisaran Rp15.000. Dampaknya, barang-barang yang semakin mahal jika rupiah melemah adalah barang-barang impor maupun barang-barang lokal yang bergantung pada suplai bahan baku impor. 

Salah satu yang paling terdampak pelemahan rupiah ini adalah barang-barang elektronik. Bisa dipastikan handphone, laptop, televisi, dan kulkas harganya akan melangit. Pasalnya barang-barang impor hampir semuanya dibeli dengan mata uang dolar AS. 

Selain barang elektronik, kendaraan bermotor juga akan terkena dampak. Motor dan mobil yang didatangkan dari luar negeri akan mengalami kenaikan. Industri lainnya adalah industri farmasi mengingat bahan baku obat sebagian besar juga didatangkan dari luar negeri. 

Data menunjukkan harga mobil yang didatangkan dari luar negeri naik 6,5% sejak awal tahun ini. Selain akibat melemahnya rupiah, kenaikan harga mobil juga dipicu aturan baru yakni pembayaran pajak karbon. Di industri lain juga terdapat kisaran kenaikan yang sama. 

Gandum adalah komoditas yang harganya akan melonjak di Indonesia akibat pelemahan rupiah ini. Seperti diketahui, gandum banyak didatangkan dari Eropa, lainnya dipasok dari Rusia dan Ukraina yang kini dilanda perang.

Kondisi ini membuat harga gandung sulit dikontrol. Pasokannya pun macet hampir ke seluruh dunia sebagai dampak perang. Akibatnya, makanan berbahan dasar gandum akan dijual lebih mahal, salah satunya mie instan. 

Kenaikan ini diprediksi bakal terjadi untuk semua merek mie instan. Mulai dari Indomie, Supermie, Mie Sedap hingga Sarimi. Pantauan di situs e-commerce Tokopedia, Kamis (21/7/2022), harga mie instan berbagai merek masih berada di kisaran Rp2.500. Sebagai contoh Indomie goreng instan kemasan 85 gram dijual dengan harga Rp2.700. Kemudian Mie Sedap rasa soto Rp2.510. 

Merek mie instan lainnya adalah Mie Sedap goreng kemasan 5 pax yang dijual Rp16.200, Indomie ayam bawang 69 gram Rp2.600, kemudian Mie ABC akan dijual Rp2.500 per bungkus.

Kendati prediksi kenaikan harga mie instan dilontarkan sejumlah pihak, kalangan produsen dan distributor belum mengkonfirmasi soal kenaikan ini. Termasuk jika akan dinaikkan, seberapa besar kenaikannya. Namun, kenaikan itu tetap akan terjangkau oleh masyarakat pada umumnya. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Cabai Terus Menurun, BI dan Pemko Buka Solusi Berkebun di Lahan 11, 5 Ha di Batam

Pasokan Cabai Terus Menurun, BI dan Pemko Buka Solusi Berkebun di Lahan 11, 5 Ha di Batam

Batam | Selasa, 26 Juli 2022 | 16:00 WIB

Waspada Inflasi di Asia Tenggara: Ekonomi Myanmar Terancam, Indonesia Aman?

Waspada Inflasi di Asia Tenggara: Ekonomi Myanmar Terancam, Indonesia Aman?

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:31 WIB

Ipong: Inflasi Mengancam Ekonomi, Kita tidak Boleh Terlena

Ipong: Inflasi Mengancam Ekonomi, Kita tidak Boleh Terlena

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:29 WIB

Bobby Nasution Harap HIPMI Berperan Bantu Pertumbuhan Ekonomi dan Kontrol Inflasi

Bobby Nasution Harap HIPMI Berperan Bantu Pertumbuhan Ekonomi dan Kontrol Inflasi

Sumut | Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:30 WIB

Waspada Resesi, Pengamat Ekonomi Sarankan Investor Kurangi Portofolio Saham

Waspada Resesi, Pengamat Ekonomi Sarankan Investor Kurangi Portofolio Saham

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:38 WIB

Kendalikan Inflasi dengan Penerapan Strategi 4K

Kendalikan Inflasi dengan Penerapan Strategi 4K

| Kamis, 21 Juli 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB