Laju Inflasi RI Catatkan Posisi Tertinggi Sejak 2015, Tapi BPS Sebut Masih Aman

Ria Rizki Nirmala Sari, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 01 Agustus 2022 | 12:55 WIB
Laju Inflasi RI Catatkan Posisi Tertinggi Sejak 2015, Tapi BPS Sebut Masih Aman
Kepala BPS Margo Yuwono dalam konfrensi pers virtualnya, Rabu (18/8/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Pergerakan inflasi Indonesia hingga Juli 2022 mencatatkan posisi tertinggi sejak Oktober 2015, di mana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) secara tahunan atau year on year (yoy), laju inflasi sudah mencapai 4,94 persen.

Meski mencapai level tertinggi sejak 6 tahun terakhir, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan pergerakan inflasi ini masih terbilang cukup aman dibandingkan dengan negara G20, seperti Amerika Serikat.

"Dibandingkan beberapa negara, di G20 utamanya, kita masih lebih baik. Di bawah kita ada Tiongkok," kata Margo dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Lebih lanjut, Margo menjelaskan jika dilihat dari posisi inflasi inti juga masih terkendali. Pada Juli 2022, inflasi inti tercatat 0,28 persen month to month (mtm) dan 2,86 persen yoy.

"Kategori masih aman, karena inflasi inti relatif rendah. Ini menggambarkan fundamental ekonomi kita masih bagus," tutur Margo.

Sebelumnya, BPS mengumumkan terjadi peningkatan inflasi pada Juli 2022 sebesar 0,64 persen, sementara untuk tahun kalender sudah mencapai 3,85 persen.

Sehingga secara tahunan atau year on year (yoy) laju inflasi sudah mencapai 4,94 persen.

Margo mengatakan bahwa laju inflasi ini didorong oleh kenaikan sejumlah harga pengeluaran masyarakat, seperti cabai merah, tarif angkutan udara bawang merah, bahan bakar rumah tangga dan cabai rawit.

"Pada Juli 2022, terjadi inflasi sebesar 0,64 persen atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 111,09 pada Juni 2022 menjadi 111,80" ucap Margo.

baca juga

Sementara itu, menurut Margo, inflasi secara yoy yang sebesar 4,94 persen merupakan inflasi tertinggi sejak Oktober 2015 atau 6 tahun terakhir.

"Kalau kita lihat inflasi tahunan, ini merupakan inflasi tertinggi sejak Oktober 2015 dimana saat ini terjadi inflasi sebesar 6,25 persen," ungkap Margo.

Lebih lanjut Margo menjelaskan dari 90 kota yang disurvei BPS seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kendari 2,27 persen dengan penyumbang tertinggi dari tarif angkutan udara yang andilnya 0,75 persen ikan layang yang memiliki andil 0,19 persen dan bawang merah dengan andil 0,15 persen.

Sedangkan inflasi yang terendah terpantau berada di kota Pemantang Siantar dan Tanjung dengan tingkat inflasi sebesar 0,04 persen mtm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga Cabai, BBM hingga Tarif Listrik Picu Melesatnya Inflasi Juli 2022

Kenaikan Harga Cabai, BBM hingga Tarif Listrik Picu Melesatnya Inflasi Juli 2022

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:47 WIB

Laju Inflasi RI Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

Laju Inflasi RI Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Beberapa Tips Menjaga Finansial

Beberapa Tips Menjaga Finansial

Poptren | Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:10 WIB

Inflasi AS Tertinggi dalam 40 Tahun, Menkeu Khawatir Ekspor dan Harga Komoditas Anjlok

Inflasi AS Tertinggi dalam 40 Tahun, Menkeu Khawatir Ekspor dan Harga Komoditas Anjlok

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:06 WIB

Pemerintah Harus Lindungi Rakyat dari Inflasi dengan Instrumen Fiskal

Pemerintah Harus Lindungi Rakyat dari Inflasi dengan Instrumen Fiskal

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 09:29 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×