Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Targetkan 4,4 Juta Lapangan Kerja, Sandiaga Bantu Warga Kubu Raya Tingkatkan Penghasilan Lewat Produk Olahan Lidah Buaya

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2022 | 14:45 WIB
Targetkan 4,4 Juta Lapangan Kerja, Sandiaga Bantu Warga Kubu Raya Tingkatkan Penghasilan Lewat Produk Olahan Lidah Buaya
Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) menggelar pelatihan pengolahan lidah buaya (aloe vera) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Suara.com - Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) menggelar pelatihan pengolahan lidah buaya (aloe vera) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pelatihan ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Sandiaga mengatakan, pelatihan pengolahan lidah buaya ini menjadi penting diberikan ke masyarakat, terutama emak-emak. Sebab produk olahan lidah buaya ini dapat dijadikan produk kecantikan. Jika dilihat dari segi bisnis, produk itu dinilai tidak mudah redup.

"Pelatihannya adalah pengolahan tanaman lidah buaya yang banyak sekali di sini, aloe vera menjadi sabun untuk kecantikan. Pelatihan ini kita lakukan untuk meningkatkan penghasilan. Nah kalau penghasilan meningkat, biaya hidup kita bisa penuhi. Ini langkah tegas dan konkret dari Gemawira adalah untuk menciptakan lapangan kerja," jelas Sandiaga.

Selain itu, kata Sandiaga, untuk memproduksi produk kecantikan dari lidah buaya ini tidak membutuhkan modal yang besar. Karena lidah buaya ini merupakan tanaman rumahan yang bisa langsung dimanfaatkan.

"Begitu punya produk aloe vera setelah pelatihan ini, nanti Gemawira bisa langsung membeli. Karena Gemawira punya jaringan yang luar biasa. Yang penting saya ingin pastikan bahwa ini akan membantu ekonomi keluarga," tutur Sandiaga.

"Dan tahun ini kami menargetkan terciptanya 1,1 lapangan kerja baru dan berkualitas oleh para UMKM di Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dengan target 2024 yakni 4,4 juta lapangan kerja baru," lanjutnya.

Sementara, Ketua Gemawira Kalimantan Barat, Susi Megawati mengatakan, para peserta yang didominasi oleh emak-emak bisa menciptakan ekonomi baru di dalam lingkungannya dengan keterampilan setelah pelatihan ini. 

"Antuasias para peserta sangat luar biasa. Apalagi tau juga emak-emak akan datang Pak Menteri pada hari ini sehingga bisa mendorong semangat para emak-emak untuk mengikuti pelatihan ini," kata Susi.

Hal lain, Susi menilai Sandiaga telah memiliki bukti nyata dalam penciptaan lapangan kerja dan membantu UMKM di Indonesia. Berkat kerja keras dan inovasinya, Sandiaga mampu mengembangkan usahanya sehingga tercipta peluang kerja yang luas.

"Pak Sandiaga ini merupakan sosok yang luar biasa, bekerja keras, dan inovatif seperti cerita beliau yang tadinya memiliki karyawan hanya tiga orang lalu dikembangkan saat ini sudah memberikan peluang kerja sebanyak 30 ribu orang. Sehingga kita berharap seperti itulah yang menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya," tambah Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ibu Dina Ingin Lestarikan Batik, Sandiaga: Kita Adakan Pelatihan

Kisah Ibu Dina Ingin Lestarikan Batik, Sandiaga: Kita Adakan Pelatihan

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Sandiaga Uno Bangga Lihat Penyintas Kusta Semangat Ciptakan Produk Ecoprint di Pontianak

Sandiaga Uno Bangga Lihat Penyintas Kusta Semangat Ciptakan Produk Ecoprint di Pontianak

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 09:28 WIB

Sandiaga Uno Pesan 120 Kain Tenun Gringsing Untuk Delegasi KTT G20 di Bali

Sandiaga Uno Pesan 120 Kain Tenun Gringsing Untuk Delegasi KTT G20 di Bali

Bali | Senin, 01 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB