Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Sinar Mas dan Lazada Group Resmi Jadi Pemegang Saham Layanan Keuangan DANA

M Nurhadi

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:26 WIB
Sinar Mas dan Lazada Group Resmi Jadi Pemegang Saham Layanan Keuangan DANA
Aplikasi Dana kini bisa digunakan untuk belanja konten di Google Play Store. [Antara/HO]

Suara.com - Sinar Mas dan Lazada Group resmi jadi investor baru DANA, bergabung dengan EMTEK Group dan Ant Group yang sudah menjadi pemegang saham DANA.

Co-Founder sekaligus CEO DANA, Vince Iswara mengaku bangga atas bergabungnya Sinar Mas dan Lazada Group sebagai pemegang saham DANA.

"Kami yakin bahwa kekuatan platform teknologi keuangan DANA akan memberikan banyak nilai strategis kepada investor berharga kami dalam mewujudkan visi kami untuk masyarakat nontunai Indonesia yang memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang lebih baik," ungkap Vince dalam keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022).

Ia juga mengatakan, dukungan itu akan diamnfaatkan masimal oleh DANA melalui peningkatan layanan keuangan digital yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat Indonesia, termasuk dalam mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Kami juga percaya investasi ini merupakan bagian dari pengembangan bisnis yang akan mempersiapkan DANA untuk fase pertumbuhan selanjutnya," kata dia.

Sinar Mas juga mengungkapkan optimisme mereka atas kolaborasi bersama DANA. Mereka meyakini hal ini akan memberikan nilai tambah bagi ekosistem digital Sinar Mas.

"Kami sangat menantikan kolaborasi dengan DANA untuk membawa dampak positif terhadap digitalisasi bisnis di Indonesia, khususnya bagi inklusi keuangan untuk setiap masyarakat Indonesia," ujar Franky Oesman Widjaja, Chairman PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Lazada Group juga memproyeksikan adanya peluang bagi pihaknya untuk turut serta membangun infrastruktur teknologi, logistik, dan infrastruktur pembayaran yang akan menguntungkan Asia Tenggara untuk jangka panjang melalui kolaborasinya dengan DANA.

"Investasi kami di DANA merupakan langkah strategis ke arah yang tepat," kata James Dong, CEO Lazada Group dan Lazada Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Suap Dana PEN, Mantan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Bersaksi Di Sidang Terdakwa Eks Dirjen Kemendagri

Kasus Suap Dana PEN, Mantan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Bersaksi Di Sidang Terdakwa Eks Dirjen Kemendagri

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:59 WIB

Dana Desa di Papua Digunakan Beli Senjata Untuk KKB

Dana Desa di Papua Digunakan Beli Senjata Untuk KKB

Sulsel | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:47 WIB

Kamis Pagi IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.135

Kamis Pagi IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.135

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:06 WIB

Kejari Geledah Kantor DPRD Garut Cari Bukti Dugaan Korupsi Dana Reses dan Biaya Operasional

Kejari Geledah Kantor DPRD Garut Cari Bukti Dugaan Korupsi Dana Reses dan Biaya Operasional

Jabar | Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:23 WIB

Dongkrak Keuangan Inklusif, Dompet Digital Dana Gandeng Here Technologies

Dongkrak Keuangan Inklusif, Dompet Digital Dana Gandeng Here Technologies

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi untuk Menentukan Investasi Jangka Panjang

Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi untuk Menentukan Investasi Jangka Panjang

Jogja | Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB