Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menaker: Dunia Butuh Pekerja yang Adaptif dan Kreatif

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:25 WIB
Menaker: Dunia Butuh Pekerja yang Adaptif dan Kreatif
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah ketika memberikan sambutan pada B20-G20 Dialogue: The Future of Work and Education Task Force, di Yogyakarta, Senin (15/8/2022) malam. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, dunia sedang membutuhkan pekerja yang adaptif dan kreatif. Ini lantaran tengah ada perubahan besar karena adanya otomatisasi dan digitalisasi. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong peningkatan keterampilan dan pembelajaran sepanjang hayat.

"Perubahan ini juga menjadi kesempatan mempromosikan pekerjaan yang lebih berkualitas dalam memberikan pelindungan sosial bagi pekerja," tutur ketika memberikan sambutan pada B20-G20 Dialogue: The Future of Work and Education Task Force, di Yogyakarta, Senin (15/8/2022) malam.

Kata Ida, produktivitas SDM sangat penting dan dibutuhkan dalam berinvestasi. Tidak ada negara yang berhasil menarik investasi tanpa memiliki tenaga kerja yang produktif dan bertalenta.

Ia meyakini bahwa investasi di bidang-bidang pekerjaan yang layak dan berkelanjutan adalah elemen penting di masa depan pekerjaan.

Menurut Ida, Indonesia harus terus mendorong investasi dalam pembangunan ekonominya, investasi yang baik harus berkontribusi pada pencapaian mendasar dengan menciptakan kesempatan kerja; mendorong transfer pengetahuan dan teknologi; mengembangkan kapasitas SDM; meningkatkan produktivitas; dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Pada kesempatan tersebut, Ida menegaskan, Kementerian Ketenagakerjaan siap untuk bekerja sama dalam menciptakan kondisi terbaik bagi pekerja dan pengusaha di dunia.

Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, mulai dari Pemerintah, Organisasi Pengusaha dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB)," ujarnya.

Presidensi G20 Indonesia, tambah Ida, menempatkan tujuan utama dari Kelompok Kerja G20 Bidang Ketenagakerjaan, untuk memastikan pemulihan ekonomi yang cepat dari pandemi COVID-19 serta mencapai agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan.

"Kerja sama internasional melalui G20 harus lebih berkontribusi dan relevan dengan kebutuhan negara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker: Produktivitas SDM Penting dan Dibutuhkan dalam Investasi

Menaker: Produktivitas SDM Penting dan Dibutuhkan dalam Investasi

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:02 WIB

TKI Ditangkap di Malaysia, Terekam Pukul dan Siram Dua Anak Majikannya, Satu Korban Masih Bayi

TKI Ditangkap di Malaysia, Terekam Pukul dan Siram Dua Anak Majikannya, Satu Korban Masih Bayi

Sumbar | Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:58 WIB

Gerakan Sosial Wanita Bisa, Gerakan Dukung Perempuan Makin Berdaya dan Kreatif

Gerakan Sosial Wanita Bisa, Gerakan Dukung Perempuan Makin Berdaya dan Kreatif

Lifestyle | Minggu, 14 Agustus 2022 | 00:59 WIB

Video Viral Suami Pergoki Istri Jalan dengan Lelaki Lain di Stasiun, Selingkuhannya Malah Marah

Video Viral Suami Pergoki Istri Jalan dengan Lelaki Lain di Stasiun, Selingkuhannya Malah Marah

Sumbar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:47 WIB

Festival Kreatif Lokal Upaya Kembangkan Desa Wisata Tanah Air

Festival Kreatif Lokal Upaya Kembangkan Desa Wisata Tanah Air

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:35 WIB

Kunjungi FGV Malaysia, Kemnaker Perkuat Perlindungan PMI di Sektor Perkebunan Kelapa Sawit

Kunjungi FGV Malaysia, Kemnaker Perkuat Perlindungan PMI di Sektor Perkebunan Kelapa Sawit

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:44 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB