Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Dicky Prastya

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:03 WIB
Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Pemerintah dan DPR menetapkan target penerimaan negara tahun 2027 sebesar 12,01 hingga 12,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengoptimalkan sistem Coretax untuk meningkatkan kepatuhan pajak serta memperluas basis perpajakan nasional.
  • Kesepakatan KEM-PPKF 2027 menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,8 hingga 6,5 persen dengan defisit APBN sebesar 1,80 sampai 2,40 persen.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah cara untuk mencapai target penerimaan negara pada 2027. Salah satunya yakni memanfaatkan platform Coretax yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Diketahui Pemerintah dan DPR sudah menyepakati Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Anggaran (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

Salah satu poin yang mengalami perubahan adalah batas bawah target penerimaan negara 11,82 persen ke 12,01 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sebelumnya target penerimaan negara mencapai 11,82 persen hingga 12,4 persen terhadap PDB.

"Disepakati rasio pendapatan negara terhadap PDB tahun 2027 pada kisaran 12,01 persen sampai 12,40 persen terhadap PDB," kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menkeu Purbaya mengemukakan, pencapaian target pendapatan negara tersebut akan dilakukan melalui tax compliance (kepatuhan pajak) dan tax base (basis pajak) lewat efektivitas Coretax.

ilustrasi coretax (pexels)
ilustrasi coretax (pexels)

Selain itu, Pemerintah juga menyelaraskan sistem perpajakan global dan ekonomi digital. Ketiga yakni optimalisasi Sumber Daya Alam, peningkatan kualitas layanan, dan penegakan hukum.

"Kemudian kita akan memberikan insentif fiskal yang terukur untuk akselerasi investasi," jelasnya.

Adapun hasil kesepakatan KEM-PPKF 2027 mencakup beberapa poin penting. Pertama yakni pertumbuhan ekonomi 2027 ditargetkan pada kisaran 5,8-6,5 persen, sebagai transmisi menuju pertumbuhan 8 persen pada tahun 2029.

Untuk itu, pemerintah akan terus memastikan program prioritas berjalan efektif, memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan dan Danantara, serta penguatan iklim investasi melalui deregulasi dan debottlenecking.

baca juga

Demi mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, Purbaya menilai perlu stabilitas ekonomi yang mantap melalui pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, dan mendorong cost of fund yang kompetitif.

Oleh karena itu inflasi dijaga dalam rentang 1,5-3,5 persen, Suku Bunga Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 Tahun antara 6,5-7,3 persen, dan nilai
tukar Rupiah dalam rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per Dolar AS.

Terakhir yakni defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027 yang ditetapkan 1,80 persen sampai 2,40 persen terhadap PDB. Untuk menutup defisit APBN, Purbaya menyebut Pemerintah membutuhkan pembiayaan yang dikelola secara inovatif, prudent, dan berkelanjutan untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo

Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:28 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Ramai Isu Ditawari Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Menkes Budi Buka Suara

Ramai Isu Ditawari Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Menkes Budi Buka Suara

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:05 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Rupiah Jeblok, Netizen Desak Tunda Makan Gratis dan Proyek Mercusuar

Rupiah Jeblok, Netizen Desak Tunda Makan Gratis dan Proyek Mercusuar

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:24 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×