Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Dicky Prastya

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (9/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan pertama tahun 2026 yang ditopang permintaan domestik kuat.
  • Realisasi investasi mencapai Rp498,79 triliun dan menyerap 706.569 tenaga kerja, didorong sektor hilirisasi serta pengembangan pusat ekonomi digital.
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 6,5 persen pada 2027 melalui disiplin fiskal dan perluasan akses pasar internasional.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kalau momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut hingga saat ini.

Menko Perekonomian memaparkan, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp 498,79 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,22 persen yoy. Penyerapan tenaga kerja juga meningkat hingga 706.569 orang atau naik 18,93 persen yoy.

Airlangga mengklaim investasi di sektor hilirisasi terus berkembang, sementara masuknya berbagai perusahaan hyperscaler global semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital dan data center regional.

“Pemerintah terus menerapkan kebijakan fiskal yang prudent namun tetap bersifat countercyclical guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Reformasi subsidi juga terus dilanjutkan melalui peningkatan ketepatan sasaran penerima manfaat,” katanya dalam siaran pers, Kamis (11/6/2026).

Selama Q1 2026, Airlangga memaparkan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61 persen yoy yang ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, percepatan belanja pemerintah, peningkatan investasi, serta pemulihan sektor manufaktur.

Stabilitas makroekonomi juga tetap terjaga dengan baik yang tercermin dari inflasi terkendali pada level 3,08 persen yoy, surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, cadangan devisa USD 144,9 miliar, serta penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,68 persen dengan penciptaan sekitar 1,9 juta lapangan kerja dalam setahun terakhir.

Dalam menjaga stabilitas sektor eksternal, Pemerintah telah menerapkan kebijakan retensi 100 persen devisa hasil ekspor sektor nonmigas di dalam negeri selama 12 bulan.

Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) juga terus memperluas implementasi Local Currency Transaction (LCT) untuk mengurangi risiko volatilitas nilai tukar.

Selain itu, koordinasi erat antara Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia terus diperkuat guna menjaga kepercayaan pasar, termasuk melalui penyelesaian berbagai penyesuaian yang terkait dengan indeks MSCI dan FTSE.

baca juga

Ke depan, Pemerintah optimistis momentum pertumbuhan ekonomi akan semakin menguat. Kerangka ekonomi tahun 2026 menargetkan pertumbuhan sebesar 5,4 persen yang didorong oleh sektor-sektor prioritas seperti pertanian, manufaktur, digital, dan energi, serta berbagai program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dan upaya peningkatan produktivitas nasional.

Untuk tahun 2027, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen dengan tetap menjaga disiplin fiskal. Dalam Sidang Paripurna DPR pada 20 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Pemerintah untuk menjaga defisit anggaran di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sekaligus menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen transformasi ekonomi.

“Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan Iklim Investasi. Langkah-langkah awal yang cepat membuahkan hasil meliputi penyederhanaan persetujuan impor, standarisasi proses perizinan usaha, dan percepatan proyek investasi strategis,” beber Menko Airlangga.

Di bidang perdagangan internasional, Indonesia terus memperluas akses pasar melalui berbagai perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA), termasuk Indonesia-Uni Eropa CEPA yang mencakup pasar setara 14,7% PDB global, Indonesia-Kanada CEPA, serta Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Pemerintah juga terus melanjutkan negosiasi tarif dengan Amerika Serikat, proses aksesi OECD, serta mempersiapkan Indonesia-United Kingdom CEPA sebagai bagian dari strategi diversifikasi perdagangan di tengah dinamika geoekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:06 WIB

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:30 WIB

Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo

Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:28 WIB

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:38 WIB

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?

Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:50 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×